INVERSI.ID – DBL Indonesia kembali menggelar DBL Camp 2025 sebagai upaya berkelanjutan untuk mengasah keterampilan para atlet pelajar dari berbagai daerah di Tanah Air. Kegiatan ini menjadi bagian dari visi besar DBL untuk menciptakan regenerasi atlet basket nasional yang lebih kompetitif dan siap bersaing di tingkat global.
Chief Executive Officer (CEO) DBL Indonesia, Azrul Ananda, menyebut DBL Camp sebagai salah satu cara efektif untuk mengembangkan skill pemain muda. Dalam pelaksanaan tahun ini, para peserta mendapat pelatihan langsung dari pelatih kelas dunia yang tergabung dalam World Basketball Academy (WBA) Australia, dipimpin oleh legenda basket Andrew Vlahov, serta pelatih-pelatih DBL Academy.
“Meski begitu, kami menyadari bahwa DBL bukan satu-satunya jalan bagi anak-anak muda Indonesia untuk berkembang di dunia basket. Tapi kami terus berupaya membuka sebanyak mungkin peluang bagi mereka,” ujar Azrul saat membuka DBL Camp 2025 di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Selasa (29/4).
Azrul menjelaskan bahwa sejak pertama kali digelar 20 tahun lalu, DBL memiliki komitmen kuat terhadap pembinaan atlet pelajar. Dalam 17 tahun penyelenggaraan camp, semangat konsistensi menjadi kunci dalam menjaring dan mengembangkan bakat-bakat muda dari seluruh Indonesia.
Ia yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Perbasi Bidang Kompetisi dan Pembinaan menambahkan, DBL Camp bisa menjadi platform bagi federasi bola basket nasional untuk menyaring calon pemain timnas masa depan.
“Camp ini dapat menjadi awal yang baik untuk membangun tim nasional yang kuat. Tapi tentu harus dibarengi dengan sistem pemantauan talenta di luar DBL agar pembinaan semakin merata,” jelasnya.
DBL Indonesia pun terus melakukan inovasi untuk memperluas akses partisipasi. Selain seleksi dari kompetisi liga Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025, tahun ini dibuka dua jalur tambahan, yaitu Road to Kopi Good Day DBL Camp 2025 khusus di Jakarta dan program vote DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2025.
Melalui dua jalur ini, para atlet pelajar dari daerah yang belum memiliki liga DBL juga bisa mendapatkan kesempatan bergabung.
DBL Camp 2025 diikuti oleh 261 atlet pelajar dari 31 kota di 23 provinsi. Sebanyak 54 pelatih turut ambil bagian dalam pelatihan yang berlangsung sejak 29 April hingga 4 Mei 2025.
Selama camp, peserta dibekali materi teknik dasar seperti variasi dribble dan shooting. Lokasi pelatihan dibagi antara GOR Soemantri Brodjonegoro dan Grand Atrium Kota Kasablanka.
Di akhir pelatihan, panitia akan memilih 12 pemain putra, 12 pemain putri, dan 4 pelatih terbaik yang akan tergabung dalam tim DBL Indonesia All-Star. Tim ini dijadwalkan bertanding di Amerika Serikat sebagai pengalaman internasional sekaligus ajang unjuk kemampuan.***