INVERSI.ID – Sarwendah kini tengah fokus mengembangkan kembali bisnis daster yang telah ia rintis sejak tujuh tahun lalu. Kali ini, ia tidak sendirian. Mantan personel Cherrybelle itu menggandeng dokter kecantikan sekaligus pengusaha, Richard Lee, untuk membangun bisnisnya ke level yang lebih profesional.
Selama tujuh tahun terakhir, Sarwendah menjalankan usaha dasternya secara mandiri, mulai dari produksi hingga pengemasan dan pemasaran yang dilakukan secara daring. Namun kini, ia siap membesarkan brand-nya dengan pendekatan yang lebih serius dan modern.
“Dari tujuh tahun lalu aku sebenarnya sudah bisnis daster, tapi semua aku kerjakan sendiri. Sekarang aku ingin bisnis ini tumbuh lebih besar,” ujar Sarwendah dalam acara perilisan Daster Sarwendah di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (29/4).
Pertemuan dengan Richard Lee menjadi titik balik penting dalam perjalanan bisnis Sarwendah. Dari perbincangan santai, keduanya menemukan kesamaan visi dan misi dalam berwirausaha. Richard pun menyambut ajakan kerja sama untuk mengelola bisnis daster dengan sistem manajemen yang lebih matang.
“Kami punya visi yang sama, dan dokter Richard sudah punya tim manajemen yang lebih memahami pasar. Jadi akhirnya kami memutuskan untuk berkolaborasi agar bisnis ini berkembang lebih besar,” kata Sarwendah.
Berbeda dari koleksi sebelumnya, Daster Sarwendah kali ini hadir dengan desain yang lebih modern dan motif kekinian. Ia mengincar pasar anak muda yang ingin tampil santai tapi tetap stylish di rumah.
Tak hanya menjual produk, Sarwendah juga membuka peluang kerja sama bagi reseller dan berencana memperluas penjualan ke pusat-pusat perbelanjaan.
Bisnis ini bukan sekadar usaha komersial bagi Sarwendah. Ia ingin menjadikannya sebagai warisan untuk ketiga anaknya: Betrand Peto, Thalia Putri Onsu, dan Tania Putri Onsu.
“Ini juga aku siapkan sebagai pegangan untuk anak-anak kalau mereka sudah besar. Jadi kalau terjadi apa-apa, mereka punya bekal dan bisa meneruskan,” ungkapnya.
Sarwendah mengaku lebih nyaman berbisnis dibandingkan tampil di dunia hiburan. Ia menyukai fleksibilitas bisnis yang memungkinkan dirinya tetap dekat dengan keluarga.
“Aku memang suka bisnis dari dulu. Sekarang aku kembangkan lagi karena ketemu banyak teman yang punya pemikiran sama. Bisnis itu bisa dari mana saja, lebih fleksibel untuk aku yang ingin banyak waktu bersama anak-anak,” jelasnya.
Sementara itu, Richard Lee melihat kolaborasi ini sebagai peluang yang menjanjikan. Ia percaya, dengan pengelolaan yang tepat, bisnis daster Sarwendah bisa menjadi brand yang kuat di pasar fashion rumahan.
“Saya hanya melihat peluang. Setelah Sarwendah cerita ingin menghidupkan lagi bisnis dasternya, saya ajak kolaborasi. Saya bantu manajemennya, dia jadi wajah brand-nya. Hasilnya luar biasa,” ujar Richard.
Dalam peluncuran bisnis ini, Sarwendah juga mengajak sejumlah sahabat artis untuk menjadi model, seperti Deswita Maharani, Denada, Maya Septha, Siska Kohl, dan Fitri Salhuteru.
Koleksi terbaru Daster Sarwendah dijadwalkan rilis resmi pada 2 Mei 2025.***