Halo Inversi! Kota Depok kembali menunjukkan bahwa semangat dan talenta anak mudanya nggak main-main. Dalam suasana penuh semangat di Lapangan Balai Kota Depok.
Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, didampingi Sekretaris Daerah Mangnguluang Mansur, secara langsung menyerahkan piagam penghargaan untuk para pelajar dan pemuda berprestasi yang berhasil mengharumkan nama kota di tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Ajang Apresiasi Bagi Sang Juara
Momen ini jadi bukti bahwa kerja keras dan semangat pantang menyerah generasi muda Depok membuahkan hasil yang luar biasa. Mereka datang bukan sekadar menerima piagam, tapi membawa kisah inspiratif di balik perjuangan.
Salah satunya adalah Yoga Tri Admaja, yang sukses meraih Juara Harapan Kategori Putra dalam ajang Pemilihan Duta Dekranasda Jawa Barat 2025.
Dalam ajang itu, Yoga bukan cuma tampil percaya diri, tapi juga berhasil mempromosikan potensi produk kreatif lokal Depok dengan gaya yang berkelas dan berkarakter.
Tak berhenti di sana, prestasi juga datang dari pelajar SD. M. Azzam Ubaidillah dari SD Integral Hidayatullah sukses membawa pulang Juara II Kategori MHQ, disusul Muhammad Fathulloh dari SDN Mekarjaya 28 dengan Juara III MHQ di Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Jawa Barat 2025.
Keduanya menunjukkan bahwa prestasi akademik dan keagamaan bisa berjalan seimbang. Mereka bukan cuma pintar, tapi juga berkarakter kuat kombinasi ideal buat generasi masa depan.
Bahasa, Budaya, dan Kreativitas Jadi Andalan
Dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Jabar 2025, pelajar Depok juga tampil luar biasa. Ivander Bona Hasiholan Sinurat dari SDN Cilangkap 1 berhasil menyabet Juara I Kategori Biantara Putra, disusul oleh Niken Kamil Pramidita dari sekolah yang sama dengan Juara III Biantara Putri, dan Elfredo Chicco Alfiano dari SDN Sukamaju 2 dengan Juara III Ngadongeng.
Mereka semua berhasil menunjukkan bahwa pelestarian bahasa daerah bukan sekadar tugas, tapi kebanggaan. Lewat pidato dan dongeng, para pelajar ini jadi simbol anak muda yang tetap cinta budaya di era digital.
Bukan cuma di bidang akademik dan bahasa, pelajar Depok juga berprestasi di dunia olahraga dan seni. Vhelinne Ely Reken dari SDN Cilodong 1 berhasil menyabet Juara I Kategori Karate di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Sementara Kenji Putra Fadhilla dari SDN Durenseribu 04 berhasil menempati Juara II Kategori Kriya dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Jawa Barat 2025.
Dua pelajar ini menunjukkan bahwa disiplin dan kreativitas bisa berjalan seimbang. Dari seni kriya hingga jurus karate, mereka jadi simbol generasi muda yang kuat secara mental, kreatif secara pikir, dan sportif dalam sikap.
Wakil Wali Kota: “Depok Punya Masa Depan Cerah”
Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah mengaku bangga dan terinspirasi oleh capaian para pelajar tersebut. “Anak-anak ini bukti nyata kalau generasi muda Depok punya potensi luar biasa. Mereka bukan cuma cerdas, tapi juga berkarakter, kreatif, dan kompetitif,” ujarnya dengan semangat.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung kegiatan yang bisa mengembangkan potensi anak muda di berbagai bidang. “Pemerintah nggak mau cuma berhenti di seremoni. Kita ingin menciptakan lingkungan yang memotivasi anak-anak muda untuk terus berprestasi,” tambahnya.
Ajang penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tapi pengingat bahwa Depok punya generasi emas yang siap bersaing di level nasional bahkan internasional.
Dengan semangat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah, bukan hal mustahil jika masa depan kota ini akan dipimpin oleh sosok-sosok hebat yang hari ini berdiri di panggung penghargaan.