INVERSI.ID – Bulan Ramadhan tahun ini dimaknai berbeda oleh aktris dan produser film Dian Sastrowardoyo. Ia memilih untuk lebih sering berbuka puasa bersama keluarga di rumah ketimbang menghadiri berbagai agenda buka puasa bersama di luar.
“Kayaknya tahun ini dibanding tahun lalu lebih banyak di rumah sih sama keluarga, tapi kita tetap bahagia sih dengan apa ya, yang sederhana itu maknanya lebih besar,” katanya dalam satu acara di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis.
Keputusan tersebut, menurut Dian, turut memengaruhi pola pengeluaran selama Ramadhan. Ia merasakan adanya perbedaan signifikan dari sisi belanja ketika lebih sering menghadiri acara buka bersama di luar rumah.
“Beda banget gitu lho spending-nya kalau kita lebih banyak bukber-bukber terus di luar,” katanya.
Dengan lebih banyak menghabiskan waktu berbuka di rumah, Dian mengaku dapat mengalokasikan anggaran ke kebutuhan lain yang lebih prioritas. Ia menyebut sebagian dana bisa disisihkan untuk membantu keponakan serta keluarga besar.
Menurut pemeran sekaligus produser film ini, pengelolaan keuangan keluarga perlu dilakukan secara bijak, terutama di tengah kondisi ekonomi yang berdampak luas pada masyarakat.
“Tentunya kita sebagai pemberi tunjangan hari raya juga berasa juga gitu lho, karena ya semua ter-impact lah,” katanya.
Sebagai warga yang lahir dan besar di Jakarta, Dian tidak memiliki agenda mudik ke luar kota saat Lebaran. Meski demikian, tradisi silaturahmi tetap dijaga dengan mengunjungi keluarga dan kerabat di Ibu Kota.
“Kebetulan saya di Jakarta saja,” katanya.
“Biasanya kita kumpul sama keluarga di Jakarta. Ada rumahnya Eyang dan rumahnya Tante, siapa yang harus dikunjungi,” ia menambahkan.
Pilihan Dian untuk merayakan Ramadhan secara sederhana bersama keluarga menjadi refleksi bahwa makna kebersamaan tak selalu diukur dari kemeriahan acara, melainkan dari kualitas waktu yang dihabiskan bersama orang terdekat.