By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Kenali Gejala 4P Diabetes Melitus dan Risiko Komplikasinya
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kenali Gejala 4P Diabetes Melitus dan Risiko Komplikasinya

Kesehatan

Kenali Gejala 4P Diabetes Melitus dan Risiko Komplikasinya

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
3 Min Read
Dokter spesialis penyakit dalam lulusan Universitas Indonesia dr. Wirawan Hambali, Sp. P.D, FINASIM dalam temu media di Jakarta, Raby (26/2/2026). (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Dokter spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Wirawan Hambali, Sp.PD, FINASIM memaparkan tanda-tanda umum diabetes melitus beserta potensi komplikasinya, baik yang bersifat akut maupun kronis. Edukasi ini penting agar masyarakat lebih waspada terhadap gejala awal diabetes dan memahami risiko jangka panjangnya.

“Jadi, kalau kita sebut gejala klasik dari diabetes itu adalah 4P mulai dari kadar gula tinggi dan penurunan berat badan, banyak makan, banyak berkemih, dan cepat haus,” kata Wirawan dalam temu media di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, lonjakan kadar gula darah yang disertai penurunan berat badan drastis terjadi karena glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel akibat kekurangan insulin. Kondisi tersebut membuat sel tubuh kekurangan energi dan memicu rasa lapar terus-menerus pada penderita.

“Makanya kita bisa lihat bahwa ada situasi di mana pasien yang diabetes lanjut tidak diobati, yang tadinya gemuk, perlahan-lahan berat badannya turun. Kenapa? Karena tidak bisa terjadi utilisasi glukosa oleh sel-sel,” katanya.

Gejala lain yang sering muncul adalah polifagia atau rasa lapar berlebihan. Penderita cenderung ingin makan terus-menerus meskipun sudah mengonsumsi makanan dalam jumlah cukup.

Selain itu, diabetes juga ditandai dengan frekuensi buang air kecil yang meningkat. Wirawan menyebutkan bahwa urine penderita diabetes kerap mengandung kadar gula tinggi, bahkan sering kali menarik perhatian semut karena kandungan glukosanya.

“Air kencing orang diabetes itu mengandung gula, sehingga osmotiknya tinggi, sehingga sebenarnya akan menarik cairan dari dalam tubuh. Itu makanya kenapa orang diabetes itu banyak kencing,” ujarnya.

Kondisi ini dikenal sebagai diuresis osmotik, yaitu peningkatan produksi urine akibat tingginya zat terlarut seperti glukosa di ginjal. Akibat terlalu sering buang air kecil, tubuh kehilangan banyak cairan sehingga penderita menjadi cepat haus atau mengalami polidipsia.

Lebih lanjut, Wirawan menjelaskan bahwa komplikasi diabetes melitus terbagi menjadi dua kategori utama, yakni jangka pendek dan jangka panjang.

Baca Juga :

Survei Kemendikdasmen 2026! MBG Tingkatkan Fokus Belajar Murid secara Nasional
6 Dampak Negatif Kebanyakan Ngopi

Komplikasi akut biasanya terjadi akibat perubahan ekstrem kadar gula darah dalam waktu singkat, baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Situasi ini dapat memicu kondisi darurat medis, termasuk koma diabetik.

Sementara itu, komplikasi kronis muncul akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang. Dampaknya dapat merusak pembuluh darah kecil, pembuluh darah besar, hingga organ non-pembuluh darah.

Kerusakan pada pembuluh darah kecil berisiko menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan, serta kerusakan ginjal. Adapun gangguan pada pembuluh darah besar dapat memicu penyakit jantung koroner dan stroke.

Selain itu, komplikasi jangka panjang yang tidak berkaitan langsung dengan pembuluh darah juga dapat terjadi, seperti perlemakan hati dan gangguan peristaltik usus.

Edukasi mengenai gejala 4P diabetes melitus dan risiko komplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini serta menjaga kadar gula darah tetap terkontrol melalui pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin.

You Might Also Like

Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan
Sakit Kepala Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Tumor Otak, Dokter Ungkap Gejala yang Perlu Diwaspadai
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
TAGGED:DiabetesDokter Gigi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Dian Sastrowardoyo Pilih Bukber di Rumah, Utamakan Kebersamaan Keluarga
Next Article Mensos Apresiasi UHC 100 Persen Karawang, Akses Kesehatan Makin Merata
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Psikolog Ungkap Penyebab Pelaku Taufik Hidayat Nekat Menyekap dan Menyiksa Korban

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

4 weeks ago
Kesehatan

IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index