By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Dilema Pasal Produk Tembakau dalam RUU Kesehatan, DPR: Banyak yang Hidup dari Industri Rokok
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dilema Pasal Produk Tembakau dalam RUU Kesehatan, DPR: Banyak yang Hidup dari Industri Rokok

Terkini

Dilema Pasal Produk Tembakau dalam RUU Kesehatan, DPR: Banyak yang Hidup dari Industri Rokok

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Dilema dalam pasal produk tembakau dalam RUU Kesehatan, sepertinya harus segera dicarikan jalan tengah yang adil. Sebab, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena, menyebut banyak masyarakat yang hidup dari industri rokok yang menjadikan tembakau sebagai bahan utama.

Contents
Dilema Produk Tembakau dalam RUU KesehatanJalan Keluar Terbaik

Meski begitu, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan soal diksi yang dikatakan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tentang produk tembakau akan segera dibahas dan dirumuskan dalam waktu dekat.

“Ok, kami akan bahas ini. Memang ada potensi pengembangan produk, yang tidak akan tercakup, kalau dia menjadi produk tembakau. Masukan ini akan kami bahas dengan teman teman untuk kita rumuskan yang tepat terkait dengan diksi atau norma yang kita masukan dalam UU ini,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam sebuah keterangan yang didapatkan pada Kamis, 8 Juni 2023.

Dilema Produk Tembakau dalam RUU Kesehatan

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menagatakan, urusan pasal produk tembakau terutama rokok, pihaknya akan menerima masukan dari para pekerja di industri tembakau.

Sebab, di luar RUU Kesehatan, industri ini banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dalam industri rokok yang jadikan tembakau sebagai bahan baku utama.

“Urusan rokok begini, besok kami akan menerima teman teman pekerja tembakau. Isu rokok di luar RUU Kesehatan ini, kan sebenarnya sudah berkali kali dibahas. Jadi ada kelompok yang anti tembakau dan bekerja di wilayah tembakau. Hanya kami ini di komisi 9 bermitra dengan Kemenkes dan Kemenaker. Jadi disaat yang sama juga datanglah kelompok ketenagakerjaan. Sehingga ketika total larangan rokok, maka kita juga anggota dewan memperhatikan, kurang lebih ada 5 – 6 juta orang hidup dari industry tembakau. Disinilah kami dilematis, bagaimana mencari titik tengahnya,” ungkapnya.

Untuk itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu katakan, masih mencari cara agar tidak ada yang menjadi korban dalam pasal produk tembakau dalam RUU Kesehatan.

“Jadi kesehatan tetap jalan tapi kemudian petani, keluarga dan pekerja tembakau tidak mati sama sekali. Ini mohon maaf ya, ibu mereka bilang kepada kami, bapak kami bagaimana kalau tidak kerja ini, kami kasih makan apa ke anak kami,” jelasnya.

Jalan Keluar Terbaik

Dalam hal ini, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI bersama pihak terkait, tengah mencari jalan terbaik agar saling menguntungkan dan para tenaga kerja di industri tembakau tetap bisa melanjutkan hidupnya dengan layak.

Baca Juga :

Kata Bijak Anak Muda Hari Ini! Semangat Kecil untuk Perubahan Besar
Survei Kinerja Gubernur: Ini 5 Terbaik Menurut Anak Muda

“Jadi karena kita punya problem, satu isu kesehatan yang harus kita jaga agar orang tidak makin banyak merokok dan berbagai macam produk turunannya. Disatu sisi ada tenaga kerja tembakau yang juga harus kita jaga, supaya mereka tetap bisa hidup. Nah ini yang lagi kami cari, bagaimana ada alternatif pekerjaan lain. Dan tapi juga kita jaga, agar dia tidak jadi leluasa bebas. Seperti Ide Bapak Jokowi untuk melarang rokok ketengan, itu bagus,” tutupnya.

You Might Also Like

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article RUU Kesehatan Kurang Perspektif Anak, Masalah Stunting hingga Gagal Ginjal Terabaikan
Next Article Klaim Jokowi Dukung Prabowo di Pilpres 2024, Gerindra Singgung Gestur Politik
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index