By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: RUU Kesehatan Kurang Perspektif Anak, Masalah Stunting hingga Gagal Ginjal Terabaikan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » RUU Kesehatan Kurang Perspektif Anak, Masalah Stunting hingga Gagal Ginjal Terabaikan

Terkini

RUU Kesehatan Kurang Perspektif Anak, Masalah Stunting hingga Gagal Ginjal Terabaikan

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

RUU Kesehatan dinilai kurang perspektif kepada anak, Sebab, hingga kini masalah stunting hingga gagal ginjal pada anak seakan terabaikan dalam RUU tersebut.

Contents
Stunting hingga Gagal GinjalCatatan Penting KPAI

Pernyataan itu dikatakan oleh Komisi IX DPR RI dan Kelompok Kerja (Pokja) RUU Kesehatan Anak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Dalam sebuah keterangan tertulis yang didapatkan pada Kamis, 8 Juni 2023, saat kedua lembaga itu mengadakan sebuah pertemuan pada Rabu, 7 Juni 2023.

Komisioner KPI Jasra Putra dan Kawiyan, mengatakan, identifikasi permasalahan hak kesehatan dasar anak, belum terpenuhi dalam RUU Kesehatan.

Dengan begitu, harus adanya intervensi sejak dini dari negara untuk melakukan segala upaya untuk memenuhi hak kesehatan anak agar terpenuhi dengan maksimal.

Sehingga, segala hambatan yang membuat perlambatan tumbuh kembang anak dapat terhindari.

Stunting hingga Gagal Ginjal

Masalah hak kesehatan pada anak, seperti stunting hingga gagal ginjal masih tinggi berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan pada 2022 lalu.

Kemudian, lebih memilih membeli rokok ketimbang makanan bergizi, juga merupakan sebuah fenomena yang tengah terjadi pada keluarga, punya dampak yang besar bagi tumbuh kembang anak pada masa depan.

Selain itu, sejumlah jajanan yang tengah hits dan membahayakan juga belum ada aturan batas zat pemanis yang dapat diterima oleh tubuh seorang anak.

Baca Juga :

Elektabilitas Ganjar Semakin Meroket, Layak Jadi Penerus Jokowi?
Begini Cara Mencoblos di TPS Tanpa Undangan Resmi C6 Lengkap dengan Syaratnya

Masalah lain yang tak kalah penting juga, adalah dampak kekerasan dalam rumah tangga yang sangat mengganggu jiwa anak di masa depan.

Begitu juga dengan anak yang lahir dalam berkebutuhan khusus, juga terabaikan dalam RUU Kesehatan.

Catatan Penting KPAI

Dengan begitu banyak data yang telah disampaikan, materi yang termuat dalam RUU Kesehatan belum menyentuh hak-hak kesehatan anak untuk memperoleh fasilitas kesehatan yang aman dan bermutu.

Perlindungan khusus anak dari kasus malpraktik medis yang mungkin terjadi, juga tidak dibahas dalam RUU Kesehatan.

KPAI juga melihat masih adanya permasalahan krusial dalam perspektif perlindungan anak di bidang kesehatan, seperti penetapan kondisi luar biasa (KLB) dan kompensasi negara pada kejadian-kejadian yang merugikan kesehatan dan berdampak permanen pada anak.

Contoh kasus yang mengemuka dalam hal ini adalah kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) yang dialami oleh lebih dari 326 anak, dimana 204 diantaranya meninggal dunia.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Pilpres 2024, Wakil Ketua MPR RI Ingatkan Masyarakat Pilih Pemimpin yang Pancasilais
Next Article Dilema Pasal Produk Tembakau dalam RUU Kesehatan, DPR: Banyak yang Hidup dari Industri Rokok
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index