INVERSI.ID – Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 3.225 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi serta sejumlah elemen masyarakat di wilayah Jakarta Pusat, Senin.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold E.P. Hutagalung mengatakan ribuan personel tersebut berasal dari jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek yang disiagakan untuk menjaga jalannya demonstrasi agar tetap kondusif.
“Kami hadir untuk melayani masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara humanis, profesional, dan sesuai aturan,” kata Reynold di Jakarta, Senin.
Menurut dia, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
“Ada 3.225 personel gabungan untuk melayani aksi unjuk rasa,” ujarnya.
Sejumlah titik di Jakarta Pusat menjadi lokasi aksi demonstrasi yang digelar oleh berbagai kelompok mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil.
Aksi yang digelar oleh BEM SI dan Kerakyatan bersama Koalisi Masyarakat Sipil dijadwalkan berlangsung di depan gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI pada pukul 11.00 WIB.
Selain itu, aksi demonstrasi juga dilakukan oleh Dewan Mahasiswa Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri (DEMA UIN) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta bersama sejumlah elemen massa lainnya di kawasan Gambir mulai pukul 10.00 WIB.
Sementara itu, aksi unjuk rasa lain turut digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI di depan Gedung MPR/DPR RI pada pukul 11.00 WIB.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi secara damai agar kegiatan berjalan aman dan lancar.