By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: DPRD DKI Jakarta Minta Dinkes Sediakan Obat Hipertensi di Posyandu Lansia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » DPRD DKI Jakarta Minta Dinkes Sediakan Obat Hipertensi di Posyandu Lansia

Terkini

DPRD DKI Jakarta Minta Dinkes Sediakan Obat Hipertensi di Posyandu Lansia

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Oman Rakinda meminta Dinas Kesehatan Pemprov DKI melakukan kajian khsusus penyediaan obat hipertensi di Posyandu Lansia. Posyandu Lansia tidak hanya melakukan pengecekan kesehatan semata akan tetapi juga menyediakan obat-obat untuk mengatasi tekanan darah yang melebihi batas normal.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) diminta membuat kajian agar lansia bisa mendapat obat penurun tekanan darah tinggi sesuai kebutuhan di Posyandu RW ataupun kelurahan. Dengan demikian, para lansia tidak perlu pergi ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Pos lansia di banyak RW yang kita kunjungi ada keinginan agar bisa diberikan resep dan obat karena kebanyakan mereka hipertensi,” ujar Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Oman Rakinda.

Oman melanjutkan Dinas Kesehatan perlu melakukan kajian khusus tentang pemberian obat tekanan darah tinggi bagi lansia. “Buat lansia sangat memudahkan bagi yang jaraknya jauh dan kesulitan transportasinya bila harus ke Puskesmas,” ujar Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Oman Rakinda, beberapa hari lalu.

Oman Rakinda menguraikan kajian yang dimaksud agar Dinkes membuat sistem yang memudahkan para lansia mendapatkan resep obat secara praktis dan tercatat di riwayat sistem kesehatan Puskesmas.

“Kalau kedapatan yang seperti itu akan sangat membantu. Apabila mereka bisa diberikan obat, kemudian dapat diinput menjadi kunjungan ke Puskesmas, ini patut dipertimbangkan,” tandas Oman.

Berdasarkan data RIset KEsehatan Dasar (Riskesdas) di Indonesia mencatat bahwa prevalensi Hipertensi tahun 2018 setinggi 34.1% pada populasi dewasa. Sedangkan berdasarkan hasil pengukuran, 1 dari 5 orang Indonesia berusia 25-34 tahun diketahui menderita hipertensi dan hampir 1 dari 3 orang berusia 35-44 tahun diperkirakan menderita hipertensi.

12Next Page

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Sosok ‘Orang Toxic’ Jangan Masuk Kabinet, Pesan Luhut Binsar Pandjaitan ke Prabowo
Next Article Hasil Final Uber Cup 2024, China jadi Juara Taklukan Indonesia 3-0
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

8 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index