INVERSI.ID – Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki kedekatan tersendiri dengan London, bahkan menganggap ibu kota Inggris itu sebagai rumah kedua.
Pernyataan tersebut disampaikan Dominic dalam video wawancara yang diterima dari Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Selasa, seiring dengan agenda lawatan Presiden Prabowo Subianto ke London selama beberapa hari ke depan.
“Presiden Prabowo menganggap London sebagai rumah keduanya,” ujar Dominic.
Agenda Pertemuan Presiden Prabowo di London
Dalam kunjungan tersebut, Dominic menyampaikan Presiden Prabowo dijadwalkan menjalani serangkaian pertemuan penting dengan berbagai pihak. Salah satu agenda utama adalah pertemuan dengan Raja Charles III.
Selain itu, Presiden Prabowo juga akan bertemu dengan para wakil rektor dari sejumlah universitas terkemuka Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Pertemuan tersebut akan membahas peluang pembukaan kampus universitas Russell Group di Indonesia sebagai bagian dari penguatan kerja sama pendidikan.
Presiden Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan pelaku bisnis Inggris, sejumlah organisasi, serta investor asal Indonesia yang memandang Inggris sebagai pasar strategis dan menjanjikan.
Fokus Konservasi dan Kerja Sama Filantropi
Di luar agenda ekonomi dan pendidikan, Presiden Prabowo akan menghadiri kegiatan konservasi yang membahas upaya pemulihan mata pencaharian serta kehidupan sosial masyarakat di Aceh, Sumatera, sekaligus mendukung inisiatif konservasi gajah.
“Selain itu, Presiden akan menghadiri acara konservasi yang membahas upaya mendukung pemulihan mata pencaharian dan kehidupan sosial masyarakat di Aceh, Sumatera, sekaligus mendukung inisiatif konservasi gajah,” terangnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Presiden juga akan berdiskusi dengan lembaga filantropi terkait skema pembiayaan jangka menengah dan panjang untuk mendukung berbagai inisiatif konservasi, termasuk pengelolaan taman nasional di Indonesia.
Kemitraan Ekonomi Indonesia–Inggris
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris resmi meluncurkan Kemitraan Pertumbuhan Ekonomi di London, Senin (19/1) waktu setempat. Inisiatif ini bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara di sejumlah sektor strategis.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mewakili Indonesia dan Menteri Koordinator untuk Bisnis dan Perdagangan Inggris Peter Kyle, bertepatan dengan rangkaian kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris.
Jermey menyatakan kemitraan ini juga menegaskan komitmen Indonesia dan Inggris untuk bersama-sama mengatasi hambatan nontarif, mendukung kinerja pelaku ekspor, serta mendorong peningkatan investasi dua arah dengan nilai yang lebih besar.