By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Dulu Hidup Waswas, Kini 400 Warga Bungku Panen Rezeki dari Sumur Minyak Legal
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dulu Hidup Waswas, Kini 400 Warga Bungku Panen Rezeki dari Sumur Minyak Legal

EkonomiTerkini

Dulu Hidup Waswas, Kini 400 Warga Bungku Panen Rezeki dari Sumur Minyak Legal

Nicholas
By
Nicholas
2 months ago
Share
4 Min Read
Direktur Utama PT Batanghari Sinar Energi, Sumardi (kiri) bersyukur berkat Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang didorong Menteri ESDM Bahlil Lahadalia masyarakat Desa Pompa Air, Kecamatan Bungku, Kabupaten Batanghari, Jambi bisa menikmati hasil sumur minyak rakyat dengan legal. (Foto, ruangenergi.com)
SHARE

BATANGHARI — Kebijakan legalisasi sumur minyak rakyat mulai menunjukkan dampak nyata bagi ekonomi masyarakat akar rumput. Di Desa Pompa Air, Kecamatan Bungku, Kabupaten Batanghari, Jambi, ratusan warga kini menikmati rantai penghasilan yang lebih aman dan legal setelah aktivitas sumur tradisional diarahkan masuk ke sistem resmi melalui Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025.

Kisah warga Bungku ini menjadi gambaran bagaimana kebijakan yang didorong Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berhasil mengubah aktivitas migas rakyat dari area abu-abu menuju jalur legal yang memberi kepastian ekonomi bagi masyarakat desa.

Melalui pembinaan PT Batanghari Sinar Energi, sekitar 30 kelompok penambang dengan total hampir 400 warga kini menggantungkan hidup dari aktivitas sumur masyarakat yang mulai ditata lebih profesional dan aman.

“Dulu mereka hidup tidak tenang karena dianggap ilegal. Sekarang perlahan bisa bekerja lebih aman dan tenteram,” ujar Direktur Utama PT Batanghari Sinar Eneri, Sumardi, saat meninjau area sumur masyarakat di Bungku, Jambi, pekan lalu.

Di balik aktivitas sumur rakyat itu, roda ekonomi desa ikut bergerak. Tidak hanya penambang, berbagai profesi lain kini ikut menikmati penghasilan dari rantai aktivitas migas masyarakat.

“Di minyak ini semua kebagian rezeki. Dari sopir, tukang parkir, pengurus selang, sampai transportasi, semua hidup,” kata Sumardi.

Narasi kebangkitan ekonomi rakyat terlihat nyata di Bungku. Warga yang sebelumnya kesulitan pekerjaan kini memperoleh pemasukan dari aktivitas hulu migas rakyat yang mulai memiliki kepastian hukum.

Awalnya, masyarakat setempat hanya bermodal rasa penasaran terhadap indikasi minyak di kawasan kebun sawit desa mereka.

“Awalnya warga kami punya saudara di Palembang. Dulu pernah ada kegiatan seismik di sini. Dari belakang lokasi ternyata ada tanda-tanda keluar minyak,” ujar Sumardi.

Baca Juga :

Bauran Energi Baru Terbarukan di Sektor Listrik Melampaui Target RUKN pada 2025
Respons PDIP dan PKB Usai PKS Usung Anies Baswedan-Sohibul Iman di Pilkada Jakarta 2024

Dari proses belajar sederhana sejak 2018–2019, warga perlahan memahami teknik pengeboran hingga pengelolaan sumur minyak tradisional.

“Dulu orang kita belum bisa mengerjakan. Sekarang semuanya sudah dikerjakan orang lokal karena mereka sudah belajar dan paham caranya,” katanya.

Warga belajar secara mandiri mengenali karakter tanah dan titik-titik potensial migas. Tidak semua pengeboran berhasil, namun pengalaman itu membentuk kemampuan baru masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya energi mereka sendiri.

“Dicoba satu-satu. Ternyata ada tanda-tandanya. Tapi memang tidak semua titik yang ditebuk langsung keluar minyak,” ujarnya.

Kini, produksi dari sumur masyarakat disebut mencapai sekitar 400 barel. Sumardi optimistis angka itu masih bisa meningkat jika penegakan hukum terhadap pasar gelap diperkuat.

“Permen nomor 14 ini tidak akan efektif tanpa penegakan hukum. Karena saingan kami pasar gelap, harganya jauh lebih tinggi,” tegasnya.

Selain memperkuat legalitas, perusahaan juga mulai melakukan pembenahan fasilitas produksi agar lebih sesuai standar keselamatan dan good engineering practice.

“Nanti akan diperbaiki. Yang sekarang dipakai ini tidak digunakan lagi. Kami akan pakai bak penampungan baru dengan sistem settling dan gravity,” jelas Sumardi.

Bagi masyarakat Bungku, perubahan terbesar bukan hanya soal produksi minyak, tetapi rasa aman dalam bekerja. Aktivitas yang dulu identik dengan ketakutan dan stigma ilegal kini mulai berubah menjadi sumber penghidupan yang sah.

Di tengah tantangan keselamatan dan penertiban sumur ilegal, Sumardi berharap pendekatan pembinaan masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

“Kami ingin masyarakat hidup tenang, bekerja aman, dan tetap membantu pemerintah di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat,” tutupnya.

You Might Also Like

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:Bahlil LahadaliaJambiMenteri ESDMPermen ESDM Nomor 14 Tahun 2025PT Batanghari Sinar Energi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Raja Salman Kembali Undang 42 WNI Naik Haji Gratis Tahun 2026
Next Article Harga Batu Bara Ngegas! HBA Mei 2026 Melejit, Devisa RI Diprediksi Makin Tebal
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Sempat Tertinggal Dua Gol, Argentina Bangkit! Singkirkan Mesir Menuju Perempat Final Piala Dunia 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index