By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Fakta-fakta Gubernur NTT Viktor Laiskodat sebut Orang Miskin Banyak Makan Nasi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fakta-fakta Gubernur NTT Viktor Laiskodat sebut Orang Miskin Banyak Makan Nasi

Terkini

Fakta-fakta Gubernur NTT Viktor Laiskodat sebut Orang Miskin Banyak Makan Nasi

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Belum lama ini media sosial dihebohkan oleh sambutan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat di dalam sebuah acara yaitu menyoroti pola makan masyarakat.

Contents
Pemimpin Belum Mengelola Kekayaan Alam MaksimalOrang Miskin Banyak Makan Nasi Dibanding ProteinMinta Masyarakat Kurangi Karbohidrat Banyak Konsumsi Protein

Pasalnya Viktor Laiskodat ini hadir dalam peringatan hari ulang tahun kedua Badan Nasional (Bapanas) pada Sabtu, 12 Agustus 2023 lalu.

Kegiatan itu pun berlangsung di halaman kantor Gubernur NTT. Turut hadir juga Kepala Bapanas Arief Prasetyo.

Lalu bagaimana fakta-fakta Viktor Laiskodat yang menyinggung soal pola makan masyarakat yang kaya dan miskin? Berikut rangkumannya.

Pemimpin Belum Mengelola Kekayaan Alam Maksimal

Viktor Laiskodat menjelaskan bahwa NTT provinsi merupakan daerah yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Namun saat ini cenderung jadi salah satu provinsi termiskin di Indonesia.

Ia menambahkan pemimpin tolol lantaran belum mengelola kekayaan alam secara maksimal.

“Saya selalu bilang, bukan ini provinsi miskin tapi kekayaannya belum dikerjakan. Karena itu, dia (NTT) belum kaya, bukan dia (NTT) miskin. Ya kenapa belum dikerjakan? Karena pemimpinnya tolol,” kata Viktor.

Orang Miskin Banyak Makan Nasi Dibanding Protein

Dalam kesempatan itu, Viktor pun menyinggung soal ketersediaan pangan di daerah yang dipimpinnya. Kemiskinan, lanjut Viktor, kerap ditandai dengan keributan terkait beras.

Hal itu terjadi karena kebanyakan orang miskin, menurutnya porsi makannya lebih banyak nasinya daripada proteinnya.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Dj Tanti, Lengkap dengan Instagram Hingga Pacar
LIVOLI DIVISI I GOES TO QUARTER FINAL! Lima Set & Head-to-Head Epic

“Ciri khas manusia kaya itu, lihat di tempat makannya. Kalau nasinya ambil banyak, itu orang miskin, tapi kalau proteinnya banyak, itu orang kaya,” jelas Viktor.

Minta Masyarakat Kurangi Karbohidrat Banyak Konsumsi Protein

Viktor menambahkan, masyarakat harus didorong untuk mengonsumsi protein dan mengurangi karbohidrat.

“Yang masih ribut soal beras berarti kita masih miskin. Ciri khas orang miskin itu makan nasi dalam jumlah banyak. Lauknya hanya dua saja. Sambil dia cium, terus makan nasi, dilakukan berulang kali. Nanti setelah terakhir baru makan ikan dan nasi yang terakhir,” ungkap Viktor yang disambut tawa peserta yang hadir.

Menurutnya, untuk ke depannya. Ia menyarankan agar tidak ada karbohidrat karena bisa membuat ngantuk dan gula darah.

“Ke depan kita mau maju, bila perlu, karbohidrat tidak ada karena karbohidrat itu bikin ngantuk, gula darah, dan semuanya bermasalah,” tururnya.

You Might Also Like

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Wajib Tahu! Tips Menjual Produk UMKM di Media Sosial
Next Article Sosok dan Fakta Azizah Salsha, Anak Anggota DPR Diduga Calon Istri Pratama Arhan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index