By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Fakta-fakta Lukas Enembe Ngamuk di Ruang Sidang, Berkata Kasar ke Jaksa hingga Lempar Mikrofon
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fakta-fakta Lukas Enembe Ngamuk di Ruang Sidang, Berkata Kasar ke Jaksa hingga Lempar Mikrofon

Terkini

Fakta-fakta Lukas Enembe Ngamuk di Ruang Sidang, Berkata Kasar ke Jaksa hingga Lempar Mikrofon

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe mengamuk hingga melempar mikrofon di ruang sidang. Hal itu dilakukan karena emosi terus menerus dicecar oleh Jaksa.

Contents
Awal Mula KejadianLukas Enembe Lempas MikrofonBerkata KasarTensi Lukas Enembe DiperiksaHakim Tunda Sidang

Diketahui bahwa Gubernur Lukas Enembe menjalani sidang lanjutan sebagai terdakwa dalam kasus dugaan suap dan gratifikas di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat pada Senin, 4 September 2023.

Lantas bagaimana fakta-fakta Lukas Enembe mengamuk di ruang sidang hingga melempar mikrofon? Berikut rangkumannya.

Awal Mula Kejadian

Emosi Lukas Enembe berawal saat jaksa bertanya soal penukaran uang yang dilakukan Lukas dengan saksi bernama Dommy Yamamoto.

Apa saksi memerintahkan ajudan untuk bertemu kepada Dommy. Ini duit cash-nya kasihkan ke Dommy untuk ditukar atau gimana? Begitu berarti diperintah ketemu dikasih duit, duitnya diserahkan? Iya Pak Lukas?” tanya jaksa kepada Lukas.

“Begitu yang terjadi,” jawab Lukas.

Jaksa pun terus mencecar Lukas soal penukaran uang, namun Lukas tetap memberi jawaban yang sama dengan sebelumnya.

Lukas Enembe Lempas Mikrofon

Emosi dengan pertanyaan dari jaksa, mik yang dipegang oleh Lukas Enembe pun sudah tergelat di lantai ruang sidang. Lukas pun melempar mik ke arah depan yang berhadapan dengan majelis hakim.

Kemudian sejumlah pengacara Lukas pun mendekat untuk menenangkan Lukas. Sementara hakim mengingatkan jaksa soal hak ingkar yang dimiliki oleh terdakwa.

Baca Juga :

Harga Anjlok, Petani di Mamuju Menangis Histeris di Tumpukan Jagung
Mali Menang 3-0 atas Timnas Indonesia U22, Fousseni Diawara Sebut Timnya Beruntung

Berkata Kasar

Selain itu, Lukas Enembe pun sempat berkata kasar kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat ditanya soal kepemilikan Hotel Angkasa di Jayapura.

Tensi Lukas Enembe Diperiksa

Sementara itu, OC Kaligus yang menjadi salah satu kuasa humum Lukas Enembe meminta agar tensi Lukas dicek.

“Kalau bisa diperiksa tensinya sekarang karena kami selalu kunjungi 220 itu. Kalau dia serangan jantung kan bukan salah kami, Yang Mulia. Kami cuma mohon dengan sangat tolong diperiksa dulu tensinya,” kata OC.

Hakim Tunda Sidang

Karena hal itu, Ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Rianto Adam Pontoh memutuskan untuk menunda sidang pemeriksaan terdakwa kasus dugaan suap.

Keputusan itu pun diputuskan hakim setelah menerima penjelasan tim dokter KPK menyebut tensi atau tekanan darah Lukas naik.

Jaksa pun menjelaskan tekanan darah Lukas berada di angka 180/100, sehingga dokter merekomendasi untuk bersangkutan dilakukan penanganan lanjut di IGD RSPAD.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Fakta-fakta Ice Cold: Murder Coffee and Jessica Wongso Tayang di Netflix
Next Article AHY Doakan Duet Anies-Cak Imin Sukses Pada Pilpres 2024
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index