Halo Inversi! Kamu kangen masakan kampung halaman tapi lagi nggak bisa pulang? Tenang, Festival Kuliner Kebhinekaan di Balai Kota Depok jadi solusi tepat buat kamu!
Ketua Dekranasda Depok, Siti Barkah Hasanah alias Cing Ikah, bilang event ini bukan cuma soal makan-makan, tapi juga momen silaturahmi yang bikin rindu masakan daerah terobati.
Kolaborasi Seru Antara Pemkot dan UMKM
Festival ini lahir dari kolaborasi apik antara Pemkot Depok, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM), Koperasi Merah Putih, dan Dekranasda.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner Nusantara yang lengkap, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Betawi, Jawa, hingga Sunda. Pokoknya semua ada di sini,” ujar Cing Ikah sambil keliling meninjau sekitar 60 stan yang hadir.
Event ini nggak cuma jadi ajang pameran makanan, tapi juga wadah edukasi dan inspirasi bagi pelaku UMKM kuliner. Para pengunjung bisa langsung ngobrol sama penjual, belajar cara masak, sampai tahu asal-usul menu tradisional yang mereka santap.
Nusantara dalam Satu Tempat
Bayangin deh, dari rendang Padang yang legit, pempek Palembang yang gurih, hingga kue tradisional Betawi, semuanya bisa kamu cicipin tanpa harus keliling pulau.
Bahkan bagi kamu yang rindu masakan Jawa, ada Pecel Pincuk, Gudeg Yogyakarta, dan berbagai sajian khas Sunda yang siap memanjakan lidah.
Cing Ikah menekankan, festival ini juga memacu semangat para pelaku UMKM kuliner supaya terus berinovasi dan memperluas jangkauan pasar.
“Harapan saya, acara ini bisa mendorong mereka untuk maju, dan makin dicintai masyarakat. Bahkan, bisa jadi destinasi wisata kuliner bagi orang luar kota,” jelasnya.
Selain cita rasa autentik, festival ini juga dirancang dengan konsep kekinian yang Instagramable. Spot foto di setiap stan, dekorasi warna-warni, dan live cooking membuat acara ini cocok banget untuk anak muda yang doyan kuliner sekaligus update feed sosial media mereka.
Tak ketinggalan, harga yang ditawarkan cukup ramah di kantong anak muda. Mulai dari Rp10 ribu sampai Rp50 ribu, kamu bisa mencicipi berbagai menu favorit tanpa bikin kantong bolong. Program promo dan diskon menarik juga jadi magnet tambahan buat generasi milenial dan Gen Z yang hobi kuliner.
Obat Rindu Masakan Kampung Halaman
Yang paling seru, festival ini benar-benar jadi “obat rindu” bagi masyarakat Depok yang kangen masakan kampung halaman. “Kalau rindu masakan Padang, Aceh, Betawi, atau Jawa Sunda, datang saja ke sini.
Jadi nggak perlu jauh-jauh pulang kampung, cukup di Balai Kota Depok, rindumu terobati,” ungkap Cing Ikah sambil tersenyum.
Festival Kuliner Kebhinekaan ini berlangsung selama tiga hari, 10–12 Oktober 2025, di Balai Kota Depok. Jadi buat kamu yang doyan kuliner, ini kesempatan langka untuk mencecap keanekaragaman rasa Nusantara dalam satu tempat, sambil seru-seruan bareng teman atau keluarga.