By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Gaya Belanja dan Berhemat Gen Z Beda dari Generasi Sebelumnya
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gaya Belanja dan Berhemat Gen Z Beda dari Generasi Sebelumnya

LifeStyle

Gaya Belanja dan Berhemat Gen Z Beda dari Generasi Sebelumnya

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Survei nasional terbaru dari YouGov Indonesia mengungkapkan perbedaan signifikan dalam prioritas belanja dan strategi berhemat antar-generasi di Indonesia. Hasil survei ini memberikan gambaran menarik tentang bagaimana anak muda, khususnya Gen Z, mengelola keuangannya dibandingkan generasi milenial dan Gen X.

General Manager YouGov Indonesia, Edward Hutasoit, menjelaskan bahwa generasi milenial dan Gen X+ cenderung lebih banyak mengalokasikan pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga, seperti bahan makanan dan listrik. Sementara itu, generasi Z lebih banyak membelanjakan uangnya untuk gaya hidup, terutama di kategori kecantikan (21 persen) dan fesyen (20 persen).

Secara umum, survei ini mencatat penurunan alokasi belanja terbesar pada kelompok fesyen (18 persen), makan di luar (17 persen), hiburan (14 persen), dan makanan pesan-antar (11 persen). Ini menandakan bahwa masyarakat mulai menyesuaikan pola belanjanya dengan kondisi ekonomi saat ini.

Perbedaan Strategi Penghematan Antar-Generasi

Strategi berhemat juga menunjukkan kontras yang tajam. Gen Z memilih mengurangi pengeluaran di kategori dasar seperti layanan kesehatan (7 persen) dan belanja kebutuhan pokok (6 persen). Sebaliknya, generasi yang lebih tua, khususnya Gen X+, lebih memilih mengurangi aktivitas konsumtif, seperti makan di luar (23 persen) dan hiburan (19 persen).

Sementara itu, generasi milenial cenderung menghemat pada pembelian makanan siap saji (10 persen) dan perjalanan internasional (8 persen). Ini menunjukkan adanya kesadaran untuk menahan diri dari aktivitas yang bersifat rekreatif demi menjaga stabilitas keuangan.

Survei Representatif Nasional

Survei dilakukan secara daring pada 17 hingga 21 April 2025 dengan melibatkan 2.067 responden berusia di atas 18 tahun dari berbagai wilayah di Indonesia. Data disesuaikan dengan demografi seperti usia, jenis kelamin, tingkat sosial ekonomi, dan wilayah domisili agar representatif secara nasional, sesuai proyeksi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Edward menambahkan bahwa hasil ini penting bagi pelaku usaha, institusi pendidikan, hingga pembuat kebijakan dalam menyusun strategi yang lebih relevan dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Yulis Indahyani, Lengkap dengan Umur dan Tinggi Badan
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Sekaligus Tinjau Korban Banjir

“Temuan ini membuka wawasan baru tentang bagaimana masyarakat mengatur ulang prioritas mereka,” ujar Edward.

Dengan perbedaan pola belanja ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menyusun pendekatan yang lebih tepat dalam menjawab kebutuhan setiap generasi, khususnya dalam menghadapi perubahan sosial dan ekonomi yang terus bergerak cepat.***

You Might Also Like

Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial
WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon
Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal
Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo
TAGGED:Belanjagen z
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gimana Cara Nolak Tanpa Ngerasa Bersalah? Tips Belajar Bilang ‘Nggak’
Next Article Anak Muda Wajib Tahu: 3 Kesalahan Finansial yang Sering Terjadi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

3 weeks ago
Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

4 weeks ago
Travel

Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta

4 weeks ago
LifeStyleTerkini

Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index