By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Gen-Z Mulai Tertarik Menjadi Guru, Profesi Lama yang Dinilai Dinamis
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gen-Z Mulai Tertarik Menjadi Guru, Profesi Lama yang Dinilai Dinamis

Pendidikan

Gen-Z Mulai Tertarik Menjadi Guru, Profesi Lama yang Dinilai Dinamis

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Gen-Z tertarik menjadi guru menjadi fenomena baru yang patut diapresiasi. Setelah sebelumnya minat generasi muda untuk menekuni profesi guru sempat menurun, kini tren tersebut mulai bergerak naik. Data terbaru menunjukkan bahwa generasi Z semakin memandang profesi guru sebagai jalur karier yang relevan, dinamis, dan penuh peluang.

Contents
Strategi Baru Menarik Minat Gen-ZBeasiswa dan Peluang GlobalMasa Depan Profesi Guru di Tangan Gen-Z

Fenomena Gen-Z tertarik menjadi guru ini terlihat dari meningkatnya jumlah pendaftar Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di BINUS University dalam dua tahun terakhir. Menurut catatan kampus, terjadi kenaikan hingga 25 persen jumlah mahasiswa baru pada program studi tersebut.

Ketua Program Studi PGSD BINUS University, Wahyu Setioko, menjelaskan bahwa lonjakan ini terjadi berkat perubahan strategi pendekatan. Menurutnya, anak-anak muda Gen-Z cenderung tidak terlalu tertarik pada gambaran profesi guru yang hanya mengajar di ruang kelas. Oleh karena itu, pihaknya memberikan pemahaman bahwa profesi guru mencakup ekosistem pendidikan yang jauh lebih luas.

Strategi Baru Menarik Minat Gen-Z

Gen-Z tertarik menjadi guru bukan hanya karena faktor idealisme, tetapi juga karena perubahan cara pandang terhadap dunia pendidikan. BINUS University berhasil memperkenalkan konsep profesi guru yang lebih fleksibel dan multidimensional.

Wahyu Setioko menegaskan, “Mungkin anak-anak Gen-Z agak sulit ditarik hanya untuk sekadar mengajar di kelas. Namun, ketika kami katakan bahwa ini sama-sama berlayar di lautan cita-cita pendidikan, hanya perahunya yang berbeda, mereka lebih tertarik. Perahu itu bisa berupa perusahaan teknologi, museum sains, penulis buku anak, hingga media developer.”

Pendekatan multidisiplin juga membuat profesi guru lebih relevan dengan perkembangan zaman. Program studi ini kerap berkolaborasi dengan bidang ilmu lain, seperti ilmu komputer dan pengembang gim. Hal tersebut membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor formal maupun nonformal.


Dengan pendekatan ini, Gen-Z tertarik menjadi guru karena mereka melihat bahwa pendidikan tidak terbatas pada profesi konvensional, melainkan sebuah sektor luas yang membutuhkan beragam keahlian. Anak muda dengan latar belakang data analitik, teknologi informasi, maupun komunikasi pun bisa berperan besar dalam memajukan pendidikan.

Beasiswa dan Peluang Global

Agar semakin banyak Gen-Z tertarik menjadi guru, BINUS University juga memberikan dukungan berupa beasiswa penuh hingga 100 persen bagi mahasiswa terpilih. Beasiswa ini ditawarkan dengan syarat memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,0, motivasi belajar yang tinggi, serta kemampuan dasar bahasa Inggris yang baik.

Hal ini penting karena sekitar 30 persen perkuliahan akan menggunakan bahasa Inggris. Tujuannya, agar mahasiswa mampu bersaing secara global dan siap menjadi tenaga pendidik yang berwawasan internasional.

Baca Juga :

Indonesia Tuan Rumah M7 World Championship, Perkuat Posisi di Peta Esports Dunia
Iran Hadapi Aturan Ketat di Piala Dunia, Tim Hanya Boleh Masuk AS Saat Hari Pertandingan

Program Studi PGSD BINUS University yang sudah berjalan selama lebih dari 11 tahun juga dirancang untuk mencetak lulusan yang dapat menjadi role model di dunia pendidikan. Data kampus mencatat, sekitar 30 persen alumni kini bekerja di sekolah-sekolah internasional. Selain itu, banyak pula yang berkarier sebagai penulis buku, tenaga pendidik di perusahaan multinasional, hingga pengembang konten edukasi digital.

“Kami ingin semakin banyak anak muda yang tertarik menjadi guru dan berkontribusi dalam ekosistem pendidikan. Pendidikan adalah sektor yang terbuka luas bagi siapa saja yang ingin berinovasi,” kata Wahyu menambahkan.


Masa Depan Profesi Guru di Tangan Gen-Z

Tren Gen-Z tertarik menjadi guru menjadi sinyal positif bagi masa depan pendidikan Indonesia. Dengan cara pandang yang lebih terbuka, mereka tidak hanya melihat profesi guru sebagai pekerjaan mengajar di kelas, tetapi juga sebagai pintu masuk ke dunia yang lebih luas: teknologi, riset, komunikasi, hingga industri kreatif.

Dengan dukungan beasiswa, pendekatan multidisiplin, dan peluang global, semakin banyak generasi muda yang yakin bahwa profesi guru adalah karier yang layak dipertimbangkan. Tidak hanya berkontribusi pada bangsa, tetapi juga relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja modern.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:gen zGuruProfesi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Work-Life Balance Gen Z Dapat Dijaga dengan Journaling, Begini Penjelasannya
Next Article Garuda Spark Innovation Hub Resmi Dibuka, Bandung Jadi Pusat Kreativitas Digital Anak Muda
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index