By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Google Kritik Perpres Jurnalisme Berkualitas, Deddy Corbuzier: Semua Konten Kreator Mati
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Google Kritik Perpres Jurnalisme Berkualitas, Deddy Corbuzier: Semua Konten Kreator Mati

Terkini

Google Kritik Perpres Jurnalisme Berkualitas, Deddy Corbuzier: Semua Konten Kreator Mati

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Baru-baru ini Google mengkritik Peraturan Presiden (Perpres) Indonesia di era Joko Widodo (Jokowi) tentang Jurnalisme Berkualitas yang dinilai dapat membatasi keberagaman sumber berita bagi publik.

Contents
Deddy Corbuzier Sindir Perpres BaruSelebgram dan Konten Kreator Setuju dengan Deddy CorbuzierSurat Terbuka Google soal Perpres Jurnalisme Berkualitas

Setelah itu, peraturan itu pun dikomentari oleh Deddy Corbuzier. Ia mengatakan konten kreator di tanah air akan mati alias kehilangan mata pencaharian.

“Intinya… Semua KONTEN CREATOR MATI.. Ya termasuk saya, kita, anda.. Dan seperti aturan pemerintah lain… Aturan tiba tiba ada… Correct me if I’m wrong.. Algoritma, Brand Iklan dll akan di arahkan ke Yg punya… Ya tau lah ya,” tulis Deddy Corbuzier di akun Instagramnya.

Menurutnya pihak Google mengkritik kebijakan baru tersebut namun jika terlanjut berjalan, maka akan dibiarkan.

“Buat saya ga terlalu big deal.. Bisnis Saya gak disini aja.. Tapi buat konten creator baru, atau medsos seleb atau siapapun yg hidup dari media sosial… Say Goodbye,” lanjut Deddy Corbuzier.

https://www.instagram.com/p/CvOiY9Cyv5A/?img_index=2

Deddy Corbuzier Sindir Perpres Baru

Diketahui bahwa Deddy Corbuzier juga sempat menyindir kebijakan baru yang bisa menjadi masalah besar di kemudian hari, saat diundang ke dalam acara podcast Kasi Solusi.

“I’ll put the link in IG story. Krmn di Podcast @kasisolusi saya nyindir2 dikit… Hari ini kejadian,” lanjut Deddy Corbuzier.

Selebgram dan Konten Kreator Setuju dengan Deddy Corbuzier

Menggapi pernyataan dari Deddy Corbuzier, para selebgram dan konten kreator setuju dengan pendapat Deddy Corbuzier. Hal itu dilihat dari kolom komentar unggahan Deddy Corbuzier.

“Pers ga hanya memproduksi berita, tapi bisa juga infomasi dan hiburan. Produksi konten informasi dan hiburan ini yang bisa menggerus creator secara umum. Hehe,” tulis @bobonsantoso.

Baca Juga :

Kuliner Kekinian ala Gen Z! Sederhana, Murah Meriah, tapi Tetap Hits di Medsos
Bersatu Melawan Praktik Parkir Liar: Dirlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta Gabung Kembali

“Intinya skr ga bisa semua orang bikin konten ,,,yg boleh bikin konten wartawan jurnalis dan sahabat2 nya ,,apa bgtu ,,apa ga semua masalah ga boleh di up ,,apa grgr al zaytun semenjak the power is sosmedd semua beraturan terbuka ,,trs kuota saya guna nya buat apa hahahhahah padahal saya pinter dari sosmed ,,yutub ,,goeglee,” timpal akun @hambaa840.

Surat Terbuka Google soal Perpres Jurnalisme Berkualitas

Diberitakan sebelumnya bahwa Google sempat mengkritik Perpres tentang Jurnalisme Berkualitas yang dianggap membatasi keberagaman sumber berita bagi publik.

“Alih-alih membangun jurnalisme berkualitas, peraturan ini dapat membatasi keberagaman sumber berita bagi publik karena memberikan kekuasaan kepada sebuah lembaga non-pemerintah untuk menentukan konten apa yang boleh muncul online dan penerbit berita mana yang boleh meraih penghasilan dari iklan,” isi keterangan Google.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Jelang Pemilu 2024, Golkar dan PDIP Sepakat Bentuk Tim Teknis
Next Article Biodata Letjen TNI Agus Subiyanto, Calon KSAD yang Pernah Jadi Pangdam Siliwangi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index