By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Gregoria Dapat Protected Ranking, PBSI Pastikan Proses Pemulihan Berjalan Optimal
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gregoria Dapat Protected Ranking, PBSI Pastikan Proses Pemulihan Berjalan Optimal

Olahraga

Gregoria Dapat Protected Ranking, PBSI Pastikan Proses Pemulihan Berjalan Optimal

Jack
By
Jack
6 months ago
Share
7 Min Read
Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memastikan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah menyetujui pengajuan protected ranking untuk tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Status peringkat terlindung tersebut berlaku minimal tiga bulan hingga maksimal satu tahun, terhitung mulai 30 Desember 2025.

Contents
Keputusan BWF Lindungi Karier AtletFokus Pemulihan dan Pendampingan MenyeluruhHarapan Kembali Perkuat Indonesia di Turnamen Internasional

Keputusan ini menjadi angin segar bagi PBSI dan Gregoria di tengah proses pemulihan kondisi kesehatan sang atlet. Protected ranking memberi kepastian bahwa posisi Gregoria di peringkat dunia tetap terlindungi meski harus absen dari sejumlah turnamen internasional BWF dalam periode tertentu.

Pengajuan protected ranking dilakukan PBSI menyusul kondisi medis yang dialami Gregoria berupa penyakit vertigo. Kondisi tersebut mengharuskan Gregoria menjalani penanganan medis secara berkelanjutan serta masa pemulihan yang terukur, sehingga untuk sementara waktu belum memungkinkan baginya mengikuti kalender turnamen internasional.

Kabid Binpres PBSI Eng Hian menegaskan bahwa keputusan BWF merupakan bentuk perlindungan terhadap hak dan karier atlet yang menghadapi situasi khusus akibat faktor kesehatan.

“Kami menghormati dan mengapresiasi keputusan BWF yang telah menyetujui permohonan protected ranking bagi Gregoria Mariska Tunjung,” kata Kabid Binpres PBSI Eng Hian dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Menurut Eng Hian, kebijakan ini memberi ruang yang sangat penting bagi atlet untuk memprioritaskan pemulihan tanpa tekanan kehilangan posisi di peringkat dunia, yang selama ini menjadi salah satu konsekuensi paling berat bagi atlet yang terpaksa menepi dari kompetisi.

Keputusan BWF Lindungi Karier Atlet

Eng Hian menjelaskan bahwa regulasi protected ranking yang diterapkan BWF memang dirancang untuk melindungi atlet dari dampak kompetitif akibat kondisi medis atau keadaan lain yang diakui secara resmi. Dalam kasus Gregoria, PBSI telah menyampaikan dokumen pendukung dan hasil evaluasi medis yang menjadi dasar pertimbangan BWF dalam memberikan persetujuan.

“Keputusan tersebut memberi ruang kepada atlet untuk fokus menjalani pemulihan tanpa harus terbebani oleh konsekuensi terhadap peringkat dunia,” ujar Eng Hian.

Dengan disetujuinya protected ranking, Gregoria berhak menggunakan peringkat terlindung tersebut ketika mendaftarkan diri ke turnamen-turnamen BWF setelah dinyatakan siap kembali bertanding. Artinya, posisi Gregoria saat terakhir aktif akan menjadi acuan dalam proses pendaftaran, sehingga ia tetap memiliki akses ke turnamen level atas tanpa harus memulai dari peringkat yang lebih rendah.

Baca Juga :

Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Bahlil Pastikan Pasokan Energi Nasional Aman di Tengah Pemulihan Bencana Sumatra
Cerita Sang Kakak Saat Kasus Vina Akan Diangkat ke Layar Lebar, Ada Pria Misterius Datang

Protected ranking merupakan mekanisme penting dalam sistem kompetisi bulu tangkis modern. Tanpa kebijakan ini, atlet yang absen cukup lama akibat cedera atau penyakit berisiko kehilangan poin dan peringkat secara signifikan, yang pada akhirnya dapat menghambat proses kembali ke level kompetitif tertinggi.

Dalam konteks ini, keputusan BWF juga mencerminkan perhatian terhadap keberlanjutan karier atlet, bukan semata-mata aspek kompetisi. Bagi PBSI, kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip pembinaan jangka panjang yang menempatkan kesehatan atlet sebagai prioritas utama.

“PBSI berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh agar Gregoria dapat kembali bertanding dalam kondisi terbaik,” katanya.

Dukungan tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyeluruh dalam aspek pembinaan dan pemulihan. PBSI menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan atlet menjadi pertimbangan utama sebelum menentukan waktu kembalinya Gregoria ke arena pertandingan.

Fokus Pemulihan dan Pendampingan Menyeluruh

Selama masa pemulihan, PBSI memastikan Gregoria akan mendapatkan pendampingan dan pengawasan secara menyeluruh dari tim pendukung. Pendampingan ini mencakup aspek medis, fisik, teknik, hingga psikologis, sehingga proses pemulihan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Penyakit vertigo yang dialami Gregoria membutuhkan penanganan khusus dan konsistensi dalam terapi. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kebugaran fisik, tetapi juga keseimbangan dan fokus, yang sangat krusial dalam cabang olahraga seperti bulu tangkis. Oleh karena itu, PBSI memilih pendekatan yang hati-hati dengan tidak memaksakan target comeback dalam waktu singkat.

Tim medis PBSI terus memantau perkembangan kondisi Gregoria secara berkala, termasuk respon tubuh terhadap terapi dan kesiapan fisik untuk kembali menjalani latihan intensitas tinggi. Di sisi lain, tim pelatih juga menyesuaikan program latihan agar tetap menjaga sentuhan teknik tanpa membebani kondisi atlet.

Pendampingan psikologis turut menjadi bagian penting dari proses pemulihan. Absennya atlet dari turnamen dalam jangka waktu tertentu sering kali berdampak pada kondisi mental, terutama bagi atlet yang terbiasa bersaing di level elite. PBSI berupaya memastikan Gregoria tetap berada dalam kondisi mental yang positif dan percaya diri selama masa pemulihan.

Disetujuinya protected ranking menjadi faktor pendukung penting dalam aspek psikologis tersebut. Dengan adanya jaminan perlindungan peringkat, Gregoria dapat menjalani proses pemulihan dengan lebih tenang, tanpa kekhawatiran tertinggal terlalu jauh dalam persaingan global.

PBSI berharap kebijakan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Gregoria untuk benar-benar fokus pada pemulihan. Kembalinya sang atlet ke lapangan nantinya diharapkan bukan sekadar cepat, tetapi juga dalam kondisi terbaik dan siap bersaing di level tertinggi.

Harapan Kembali Perkuat Indonesia di Turnamen Internasional

Sebagai salah satu tunggal putri terbaik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, Gregoria memiliki peran strategis dalam skuad Merah Putih di berbagai ajang internasional. Konsistensinya di turnamen BWF World Tour dan kontribusinya dalam kejuaraan beregu menjadikan Gregoria sosok penting dalam peta kekuatan bulu tangkis Indonesia.

PBSI berharap setelah melalui masa pemulihan yang optimal, Gregoria dapat kembali memperkuat Indonesia pada berbagai turnamen internasional sesuai dengan kesiapan dan rekomendasi tim pendukung. Penentuan waktu comeback akan dilakukan secara bertahap dan berbasis evaluasi medis, bukan semata-mata mengejar target kompetisi.

Keputusan BWF menyetujui protected ranking juga membuka ruang bagi perencanaan yang lebih matang. PBSI dapat menyusun strategi kembalinya Gregoria tanpa harus terburu-buru, termasuk memilih turnamen yang tepat sebagai ajang pemanasan sebelum kembali ke level kompetisi utama.

Di sisi lain, PBSI juga mengajak masyarakat pencinta bulu tangkis Indonesia untuk terus memberikan dukungan dan doa bagi Gregoria. Dukungan publik dinilai memiliki peran penting dalam menjaga semangat atlet selama menjalani masa pemulihan.

Dengan adanya protected ranking, PBSI menegaskan komitmennya dalam melindungi aset atlet nasional dan memastikan keberlanjutan prestasi bulu tangkis Indonesia di kancah dunia. Kebijakan ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek bagi Gregoria, tetapi juga menjadi contoh penting dalam pengelolaan atlet profesional yang mengedepankan kesehatan, keberlanjutan karier, dan prestasi jangka panjang.

You Might Also Like

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Asian Boxing U19 dan U23 2026: Enam Petinju Indonesia Hadapi Laga Penentuan
Muchova vs Noskova, Final Impian Ceko Tersaji di Wimbledon 2026
TAGGED:Bulu TangkisGregoria
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gandeng BRIN dan PTIQ, Kemenag Bangun Indeks Pendidikan Agama Islam Berbasis Data
Next Article Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution saat mengikuti rapat menyoal progres pembangunan huntap bagi warga terdampak bencana di Sumut secara daring di Aula Tengku Rizal Nurdin (TRN), Medan. (Foto : Humas Pemprov Sumatra Utara) Bobby Nasution Kebut Realisasi Pembangunan Huntap Warga Terdampak Bencana di Sumut
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Olahraga

Djokovic vs Sinner, Duel Generasi Berebut Tiket Final Wimbledon 2026

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
Olahraga

Erick Thohir Resmikan Festival Grassroots Piala Presiden 2026, Dorong Pembinaan Sepak Bola dari Usia Dini

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index