Halo Inversi! Dunia pendidikan Kabupaten PALI kembali mencetak breakthrough fantastis. Guru dan dua siswa dari SMAN 2 Unggulan (Smandalan) Talang Ubi resmi menjadi wakil Indonesia di dua kompetisi riset dan inovasi tingkat dunia: The International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 dan International Research Teacher Competition (IRTC) 2025.
Event bergengsi yang diselenggarakan oleh IYSA (Indonesian Young Scientist Association) ini akan digelar secara luring di Bali, mulai 11 hingga 16 November 2025, mempertemukan 956 tim dari 27 negara.
SMART SOLUTION: INOVASI YANG RELEVAN
Tim Smandalan membawa dua inovasi yang sangat relevan—satu mengatasi masalah sosial lokal dan satu lagi menjawab tantangan lingkungan global:
- Guru (IRTC): Agung Dirga Kusuma, M.Pd (Guru Sosiologi) bersaing dengan inovasi media pembelajaran interaktif berbasis web yang dipadukan dengan boardgame keselamatan lalu lintas. Smart move ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar SD dan SMP di PALI, mengatasi rendahnya kesadaran di daerah.
- Siswa (ISIF): Farel Sapta Wijaya dan Muhamad Okta menciptakan karya berjudul “Kemasan Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Pelepah Pisang dan Pati Singkong.” Inovasi ini secara langsung mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam aspek sustainable consumption and production.
GOVERNANCE BOOST: BUPATI & BALITBANGDA ALL-IN
Keikutsertaan di kancah global ini mendapat dukungan penuh dari Bupati PALI, Asgianto ST, yang secara konsisten berinvestasi pada inovasi.
Deasy Rosalia, S.TP., M.Si., Kepala Balitbangda Kabupaten PALI, menjadi penggerak utama dengan dukungan full package:
- Validasi Ilmiah: Fasilitasi uji laboratorium untuk memastikan kualitas dan validitas produk kemasan ramah lingkungan siswa.
- Mental Prep: Pemberian coaching clinic intensif untuk melatih kemampuan presentasi, riset, dan kesiapan mental.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara guru, siswa, dan dukungan penuh pemerintah daerah. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bahwa generasi muda PALI mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Deasy Rosalia.
Tim SMAN 2 Unggulan Talang Ubi telah membuktikan bahwa PALI adalah pusat riset dan kreativitas. Mereka membawa local wisdom (pelepah pisang) dan local problems (keselamatan lalu lintas) ke panggung dunia, membuktikan bahwa riset di sekolah bisa menjadi agen perubahan yang nyata, lokal, dan global.