By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Gus Yasin Soroti Maraknya Gangster Remaja, Usulkan Solusi Pendidikan Berbasis Pesantren
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gus Yasin Soroti Maraknya Gangster Remaja, Usulkan Solusi Pendidikan Berbasis Pesantren

Terkini

Gus Yasin Soroti Maraknya Gangster Remaja, Usulkan Solusi Pendidikan Berbasis Pesantren

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Fenomena kenakalan remaja kembali mencuat dan meresahkan masyarakat. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen akrab disapa Gus Yasin menyampaikan keprihatinannya atas maraknya aksi gangster dan perilaku menyimpang anak-anak di Kota Semarang dan sekitarnya.

Menurut Gus Yasin, anak-anak dan remaja yang terlibat dalam aksi tersebut seharusnya tidak dibiarkan begitu saja. Ia menilai perlu adanya pendekatan serius agar mereka bisa kembali ke jalan yang benar.

“Sayang kalau mereka tidak dibina. Kita lihat ini seperti penyakit yang kumat-kumatan. Muncul, hilang, lalu muncul lagi. Banyak dari mereka masih di bawah umur dan hanya ikut-ikutan,” ujar Gus Yasin.

Untuk itu, ia mengusulkan pendekatan berbasis pendidikan agama sebagai solusi utama. Menurutnya, pendekatan kreatif saja tidak cukup untuk menanggulangi kenakalan remaja yang kian kompleks. Gus Yasin bahkan membuka opsi agar anak-anak tersebut difasilitasi untuk belajar di pesantren atau sekolah berasrama (boarding school).

“Kalau sudah sulit ditangani, kita bisa gandeng Muslimat, Aisyiyah, atau pondok pesantren. Mereka bisa dibina, bukan cuma untuk disiplin, tapi juga agar memahami nilai-nilai agama—apapun agamanya,” jelasnya.

Gus Yasin juga menyinggung program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kecamatan Berdaya, yang selama ini menyasar kelompok perempuan, anak, penyandang disabilitas, hingga generasi zilenial. Program ini disebut dapat menjadi pintu masuk untuk menjangkau remaja dengan cara yang lebih positif dan membentuk karakter mereka melalui kegiatan berbasis komunitas.

“Sekarang banyak kasus gangster yang pelakunya anak-anak muda. Kenapa mereka nggak kita arahkan ke hal yang lebih kreatif dan positif saja?” tambahnya.

Di sisi lain, Gus Yasin menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi dalam membina generasi muda. Pemerintah daerah, kata dia, harus membuka ruang bagi berbagai elemen masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menjaga ketahanan sosial.

“Kami rangkul semua elemen, termasuk Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, Aisyiyah. Semua kami beri ruang untuk bersama membina anak-anak ini,” tuturnya.

Baca Juga :

Bojan Hodak Pastikan Persib Tak Pilih-pilih Lawan di Final Liga 1 Tahun 2023/2024
Fakta Menarik Hari Ini, Selasa 15 Juli 2025: Update Otakmu dengan Info Keren yang Bikin Melongo, Brother and Sister!

Langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah jangka pendek, tetapi juga membangun generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki pondasi moral yang kuat.***

You Might Also Like

PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
TAGGED:Gangsterremaja
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jakarta Model Congress 2025 Resmi Digelar, Ini Peran Anak Muda dalam Simulasi Parlemen
Next Article Bandung Jadi Rumah Kreativitas dan Panggung Industri Kecantikan Anak Muda
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index