By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Hutan Mangrove TWA Angke Kapuk, Kawasan Hidden Gem di Jakarta Hanya 30 Menit dari BSD
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Hutan Mangrove TWA Angke Kapuk, Kawasan Hidden Gem di Jakarta Hanya 30 Menit dari BSD

Terkini

Hutan Mangrove TWA Angke Kapuk, Kawasan Hidden Gem di Jakarta Hanya 30 Menit dari BSD

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun keluar dari speed boat dengan wajah semringah setelah menyusuri hutan mangrove di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara. Sekitar kurang dari 30 menit, Hendry Ch Bangun dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar berkeliling menyusuri kawasan hutan mangrove menumpang speed boat, Sabtu (17/2/2024).

Hendry Ch Bangun dan Menteri Siti Nurbaya duduk di kursi jajaran depan dalam speed boat. Kemudian mengikuti dua perahu lainnya untuk bersama-sama menikmati pemandangan langit biru dan udara yang sangat sejuk.

Rombongan speed boat itu berangkat dari Dermaga yang sebelumnya agenda pertama adalah penanaman pohon mangrove secara simbolis dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024.

Penanaman pohon mangrove di kawasan VIP Baru TWA Angke Kapuk, Ancol, Jakarta Utara. Taman Wisata Alam Angke Kapuk ini meliputi lahan basah seluas 99,82 hekatre.

Kawasan ini ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam pada tahun 1995 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan sebagi bagian dari kawasan hutan Angke Kapuk.

Dua tahun kemudian persis tahun 1997, sebanyak 90 persen tanaman bakau di kawasan ini rusak karena berbagai aktivitas manusia, terutama budidaya (tambak) ikan ilegal. Mulai tahun 2006, mulai melakukan penanaman pohon mangrove di kawasan ini.

Baca juga: Biodata dan Profil Dj Tanti, Lengkap dengan Instagram Hingga Pacar

“Kawasan ini kalau kata anak sekarang hidden gem di Jakarta. Hanya 30 menit dari Bintaro sudah ada tempat wisata yang lebih indah dan tak kalah dengan yang di China,” ujar Hendry Ch Bangun.

Hendry pun mengisahkan pemandangan menyusuri kawasan hutan mangrove ini sangat indah dan teduh dengan rimbunan dari mangrove. Air jernih dan langit Jakarta membiru.
“Tadi begitu baru jalan sebentar ada yang mengantuk, saking sejuknya udara dan air jernih banget,” ujarnya.

Baca Juga :

Eksplorasi Kunang-kunang di Kebun Raya Bali Ungkap Kesehatan Ekosistem
Simulasi Lembaga Survei Pasangan Prabowo dan Erick Thohir Jadi yang Teratas Kalahkan Figur Lainnya

Hendry pun melontarkan komitmennya untuk membuat Indonesia lebih hijau. Tak lupa, ia pun mengajak kepada seluruh wartawan menyampaikan lokasi hutan mangrove yang indah ini kepada masyarakat.

“Ini menginspirasi juga. Ngapain kita liburan ke tempat-tempat yang hanya melihat tembok. Datang ke tempat ini ada yang lebih indah,” ujarnya.

12Next Page

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Intip Gaji dan Besaran Tunjangan Anggota DPD yang Didapatkan Komeng, Jika Berhasil Menang
Next Article Rekam Jejak Atalia Praratya, Dosen yang Siap Melenggang ke Senayan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index