By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Indonesia Tak Masuk Daftar 10 Negara dengan Anak Muda Berpendidikan Tinggi Terbanyak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Indonesia Tak Masuk Daftar 10 Negara dengan Anak Muda Berpendidikan Tinggi Terbanyak

Terkini

Indonesia Tak Masuk Daftar 10 Negara dengan Anak Muda Berpendidikan Tinggi Terbanyak

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Menurut sebuah studi UNESCO, penurunan angka kemiskinan global bisa mencapai lebih dari setengah jika seluruh orang dewasa berhasil menamatkan pendidikan menengah.

Temuan ini menekankan betapa vitalnya peran pendidikan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia bagi kemajuan suatu negara.

Studi tersebut juga mengungkap, bahwa jika seluruh siswa di negara berpendapatan rendah dikuasai keterampilan membaca dasar, hampir 171 juta orang bisa terhindar dari jeratan kemiskinan ekstrem, seperti yang dilaporkan oleh United Nations Development Programme (UNDP).

Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Universitas Stanford dan Universitas Ludwig Maximilian di Munich pada tahun 2021 menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan dalam matematika dan sains berkontribusi pada 75% pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) global antara 1960 hingga 2000.

Fakta ini semakin menguatkan pandangan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam mengatasi kemiskinan dan mendongkrak ekonomi, khususnya bila generasi muda dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Pendidikan Tinggi di Negara Maju

Di negara-negara maju, tingkat pendidikan tinggi di kalangan pemuda tergolong sangat tinggi. Pendidikan lanjutan ini seringkali membuka peluang untuk riset mendalam atau karier di bidang-bidang yang menuntut keahlian khusus, seperti kedokteran dan profesi teknis lainnya.

Menurut Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), penyelesaian pendidikan tinggi oleh generasi muda merupakan modal penting dalam memasuki pasar kerja yang kompetitif.

Data OECD tahun 2022 mengungkapkan bahwa Korea Selatan menempati peringkat teratas dengan hampir 70% penduduk muda usia 25-34 tahun yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Diikuti oleh Kanada dengan 67% dan Jepang dengan 65%. Berikut adalah peringkat 10 negara dengan persentase tertinggi penduduk muda (usia 22-34 tahun) yang menamatkan pendidikan tinggi:

Baca Juga :

Diduga Terlibat Terorisme, Tiga Anggota Polri Ditangkap Densus 88
Fakta-fakta Film Dirty Vote yang Buat TKN dan TPN Ganjar-Mahfud Angkat Bicara
  1. Korea – 69,58%
  2. Kanada – 66,97%
  3. Jepang – 65,68%
  4. Irlandia – 63,27%
  5. Luksemburg – 60,03%
  6. Lituania – 58,15%
  7. Inggris Raya – 57,70%
  8. Norwegia – 56,43%
  9. Belanda – 56,42%
  10. Australia – 55,93%

Kondisi di Indonesia

Mengacu pada data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) per Juni 2022, dari total 275,36 juta penduduk, hanya 4,39% yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana.

Untuk jenjang pendidikan lainnya, tingkat kelulusan mencapai 0,41% untuk D1 dan D2, 1,28% untuk D3, 0,31% untuk S2, dan hanya 0,02% yang berhasil menamatkan pendidikan S3.
Di samping itu, sekitar 20,89% penduduk hanya menyelesaikan pendidikan tingkat SMA atau sederajat, sementara 34,77% belum pernah atau tidak menyelesaikan pendidikan dasar.

Data tersebut mencerminkan tantangan besar yang dihadapi Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Meningkatkan akses dan mutu pendidikan menjadi kunci untuk mengurangi kesenjangan dan mendongkrak pembangunan sumber daya manusia, sehingga Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara maju dalam era globalisasi.***

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article 4 Daftar Menu Buka Puasa, Dapat Penuhi Gizi Tubuh
Next Article Dianggap Merusak Kesehatan Mental Anak, TikTok Diblokir di AS
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

14 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

16 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index