Halo Inversi! Ada kabar super-keren dari Desa Siliragung, Banyuwangi. Felicia Dahayu, pelajar dari Dusun Krajan, baru saja membuktikan bahwa talenta daerah bisa menaklukkan panggung dunia.
Ia sukses meraih medali emas di ajang The 9th World Innovative Technology (WIT) Challenge 2024 di Chonnam National University, Korea Selatan!
Atas pencapaian epic ini, PT Bumi Suksesindo (PT BSI), operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu, langsung step up memberikan beasiswa penuh sebagai bentuk apresiasi dan investasi pada SDM unggul.
CSR HACKS: BEASISWA FULL SUPPORT
Seremoni penyerahan beasiswa digelar di Rumah Pintar PT BSI, Pesanggaran, Sabtu (1/11/2025). Penyerahan disaksikan langsung oleh jajaran manajemen PT BSI, Dikmas Dispendik Banyuwangi, hingga orang tua Felicia.
Syahrul Wahidah dari PT BSI menjelaskan bahwa beasiswa ini adalah komitmen nyata dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM/CSR) perusahaan di sektor pendidikan. “Felicia adalah siswi berprestasi dari wilayah ring dua kami… Prestasinya luar biasa karena berhasil membawa nama Banyuwangi hingga ke tingkat dunia di Korea Selatan,” ujar Syahrul.
Bentuk Apresiasi: PT BSI memberikan uang saku selama tiga tahun dan bantuan pembelian laptop untuk menunjang kegiatan belajar Felicia.
Poin Intelektualnya: Keberhasilan Felicia di ajang WIT Challenge menegaskan bahwa potensi global ada di wilayah operasional perusahaan. Dukungan industri tidak hanya sebatas charity, tetapi adalah investasi strategis dalam membangun SDM unggul, sejalan dengan visi PT BSI.
SINERGI PEMERINTAH-INDUSTRI: MODEL IDEAL
Kepala Bidang Dikmas Dispendik Banyuwangi, Lina Kamalin, memberikan apresiasi tinggi dan menyebut kolaborasi ini sebagai model ideal. “Ini bentuk kerja sama yang bagus. Pemerintah menyiapkan programnya, sementara PT BSI memberikan apresiasi dan dukungan bagi siswa berprestasi,” kata Lina.
Lina berharap sinergi ini dapat menginspirasi perusahaan lain untuk turut berkontribusi, karena pembangunan daerah dan peningkatan mutu pendidikan adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya pemerintah semata.
Felicia, yang kini melanjutkan studi di SMP Lazuardi Tursina dengan beasiswa dari PT BSI, mengaku terharu. “Senang sekali, dan tentu sangat berterima kasih kepada PT BSI yang telah mendukung saya selama ini. Ini menjadi motivasi besar untuk terus berprestasi,” ungkapnya.
Intinya: Kisah Felicia adalah proof bahwa kerja keras (hustle), semangat, dan dukungan lingkungan yang tepat (sinergi industri dan pemerintah) mampu membawa anak daerah menembus panggung dunia dari Siliragung ke Seoul.