By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Inovasi Terbaru dari ITS, Mengubah Sampah Plastik dan Biomassa Menjadi BBM Berkualitas Tinggi dengan RON 98
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Inovasi Terbaru dari ITS, Mengubah Sampah Plastik dan Biomassa Menjadi BBM Berkualitas Tinggi dengan RON 98

Terkini

Inovasi Terbaru dari ITS, Mengubah Sampah Plastik dan Biomassa Menjadi BBM Berkualitas Tinggi dengan RON 98

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Meningkatnya penggunaan plastik telah menimbulkan berbagai masalah lingkungan yang mendesak untuk diatasi. Menjawab tantangan ini, Prof. Dr. Hendro Juwono MSi, Guru Besar ke-212 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), melakukan penelitian inovatif dengan mencampurkan biomassa dan limbah plastik untuk menghasilkan biofuel berkualitas tinggi.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Hendro menjelaskan bahwa polimer terbagi menjadi dua jenis: polimer alam dan polimer sintetis. Polimer alam, seperti karet, protein, tepung, dan kolagen, mudah terdegradasi dan terurai kembali ke alam. Sebaliknya, polimer sintetis, seperti polietilen, polipropilen, dan polistiren yang merupakan bahan baku plastik, sulit terdegradasi dan terurai kembali ke alam. Plastik ini memiliki kesamaan senyawa dengan bahan bakar fosil, seperti minyak bumi dan gas.

Melalui metode pirolisis, Prof. Hendro mengolah limbah plastik dan biomassa menjadi biofuel dengan Research Octane Number (RON) mencapai 98 hingga 102, yang menunjukkan kualitas lebih tinggi dibandingkan bahan bakar yang beredar saat ini. Namun, proses pirolisis limbah plastik memerlukan suhu tinggi hingga 400 derajat Celsius, yang membutuhkan energi besar. Sebaliknya, biomassa seperti minyak nyamplung, Crude Palm Oil (CPO), dan Waste Cooking Oil (WCO) hanya memerlukan suhu sekitar 250 derajat Celsius.

Untuk efisiensi biaya dan energi, Prof. Hendro mencampurkan biomassa tersebut dengan limbah plastik, sehingga proses pirolisis dapat dilakukan pada suhu 300 derajat Celsius. Selain menghemat energi, bahan baku yang digunakan juga lebih murah dan mudah didapatkan. Penelitian ini tidak hanya menawarkan solusi untuk masalah lingkungan akibat limbah plastik, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Inovasi ini menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan dedikasi, masalah lingkungan dapat diubah menjadi peluang untuk menciptakan sumber energi alternatif yang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:ITS
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Koperasi Desa Merah Putih Jadi Solusi Modern bagi Remaja Desa untuk Hindari Jeratan Pinjol
Next Article Tri Mumpuni si Wanita Listrik yang Menerangi Desa-Desa Terpencil Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index