By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Jakarta Sinfonietta Rayakan 10 Tahun Perjalanan Musik Klasik Berkualitas
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jakarta Sinfonietta Rayakan 10 Tahun Perjalanan Musik Klasik Berkualitas

Musik

Jakarta Sinfonietta Rayakan 10 Tahun Perjalanan Musik Klasik Berkualitas

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Setelah satu dekade menghadirkan konser musik klasik yang berkualitas, Jakarta Sinfonietta menggelar konser spesial bertajuk 10th Anniversary Concert pada Minggu (13/4) di Jakarta. Grup orkes kamar ini menandai perayaan 10 tahunnya dengan menampilkan karya dari komposer dunia serta musisi muda Indonesia berbakat.

Contents
Kolaborasi Internasional dan Talenta LokalKonser Perayaan Bernuansa NostalgiaDapat Dukungan Pemprov DKI Jakarta

Sejak konser perdananya pada 31 Januari 2015 di Auditorium GoetheHaus, Jakarta, Jakarta Sinfonietta telah mencuri perhatian pencinta musik klasik dengan program yang berbobot namun tetap menarik. Kala itu, mereka membawakan Simfoni No. 21 dan Konserto Dua Piano karya Mozart serta Serenade untuk Orkes Gesek dari Tchaikovsky.

Kolaborasi Internasional dan Talenta Lokal

Selama perjalanannya, Jakarta Sinfonietta aktif berkolaborasi dengan berbagai musisi internasional seperti pianis Enrico Elisi (AS), Sam Haywood (Inggris), Tony Yike Yang (Kanada), George Harliono (Inggris), hingga pemain biola Gia Jashvili (Georgia) dan oboist Joost Flach (Belanda).

Tak hanya itu, mereka juga berkomitmen membina dan menampilkan musisi muda Indonesia berbakat seperti Giovani Biga (biola), Bernadeta Astari (soprano), dan pianis-pianis seperti Vinsenso Julius Pratama, Randy Ryan, dan Stephanie Onggowinoto.

“Kami ingin terus mengembangkan kualitas dan aktivitas musik klasik di Indonesia,” ujar Iswargia R. Sudarno, konduktor sekaligus pendiri Jakarta Sinfonietta.

Konser Perayaan Bernuansa Nostalgia

Dalam konser perayaan kali ini, suasana nostalgia sangat terasa. Pada babak pertama, Jakarta Sinfonietta membawakan karya baru dari komponis muda Andhanu Candana berjudul Symphonic Miniature No. 3, yang diperdanakan secara khusus untuk konser ini.

Sorotan berikutnya adalah penampilan pianis virtuoso asal Jepang, Toru Oyama, yang juga tampil dalam konser perdana Jakarta Sinfonietta 10 tahun lalu. Ia memainkan Konserto Piano No. 1 karya Shostakovich, ditemani trumpet soloist kenamaan Indonesia, Eric Awuy. Pemilihan karya ini sekaligus memperingati 50 tahun wafatnya sang komposer.

Babak kedua menghadirkan Serenade dalam C Mayor karya Piotr Tchaikovsky, dimainkan tanpa konduktor dengan pimpinan dari concert master Giovani Biga. Format ini menunjukkan semangat regenerasi dan kolaborasi lintas generasi yang diusung Jakarta Sinfonietta.

“Kami berharap Jakarta Sinfonietta bisa berkembang ke berbagai arah, namun tetap menjaga misi artistiknya,” lanjut Iswargia.

Baca Juga :

10 Ide Konten Video TikTok yang Menarik dan Banyak Disukai
Jakarta Poetry Slam Ajak Penyair Muda Nyalakan Kembali Semangat Chairil Anwar

Dapat Dukungan Pemprov DKI Jakarta

Konser ini turut dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan komponis Addie MS. Rano menyatakan dukungan penuh Pemprov terhadap keberlangsungan musik klasik di Ibu Kota.

“Kami mendukung penuh konser musik klasik seperti ini. Semoga terus tumbuh dan bisa mendunia,” ujar Rano.

Dengan semangat kolaboratif, kualitas pertunjukan yang konsisten, dan misi edukatif yang kuat, Jakarta Sinfonietta menjadi contoh bagaimana musik klasik tetap relevan dan menginspirasi generasi muda Indonesia.***

You Might Also Like

Endah Widiastuti Soroti Pentingnya Proteksi Hak Cipta untuk Musisi Indonesia
Tak Mau Ketinggalan Gen Z, Inul Daratista Siap Beradaptasi dengan Perkembangan Musik
Quinn Salman Nyanyikan Soundtrack Garuda Di Dadaku, Lagu Bersama Sang Garuda Penuh Semangat
Nuansa Retro dan Lirik Menyentuh, Ruth Sahanaya Perkenalkan Single Pelangi
Mocca Ciptakan Momen Tak Terlupakan di Java Jazz Festival 2026, Ajak Penonton Naik Panggung
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Selingkuh Uang Vs Selingkuh Hati: Mana yang Lebih Menyakitkan?
Next Article Scroll Terus Tapi Nggak Bahagia? Mungkin Kamu Kena ‘Digital Fatigue’
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Musik

Andien Bawa Lagu Baru dan Kenangan Kirana di Panggung Java Jazz Festival

4 weeks ago
Musik

Bilal Indrajaya Ajak Penonton Bernostalgia lewat Lagu-Lagu The Beatles di Java Jazz 2026

4 weeks ago
Musik

Slank Sioapkan Kejutan di Panggung Java Jazz 2026

4 weeks ago
Musik

Java Jazz Festival 2026 Hadir dengan Venue Baru dan Konsep Lebih Fresh

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index