By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Scroll Terus Tapi Nggak Bahagia? Mungkin Kamu Kena ‘Digital Fatigue’
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Scroll Terus Tapi Nggak Bahagia? Mungkin Kamu Kena ‘Digital Fatigue’

Kesehatan

Scroll Terus Tapi Nggak Bahagia? Mungkin Kamu Kena ‘Digital Fatigue’

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Di era serba digital seperti sekarang, tidak ada yang aneh jika kita menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar. Mulai dari bekerja, belajar, hingga mencari hiburan, semua dilakukan lewat gadget.

Namun, pernahkah kamu merasa semakin sering scroll media sosial, justru perasaanmu makin kosong? Kalau iya, bisa jadi kamu sedang mengalami digital fatigue.

Digital fatigue atau kelelahan digital adalah kondisi saat seseorang merasa mental dan emosionalnya terkuras akibat paparan digital yang berlebihan. Fenomena ini kini semakin umum, terutama di kalangan anak muda yang aktivitasnya nyaris tak bisa lepas dari dunia digital. Ironisnya, semakin sering kita terhubung, justru semakin mudah merasa lelah, cemas, bahkan terisolasi.

Dalam beberapa kasus, gejala digital fatigue bisa muncul secara perlahan. Kamu mungkin mulai merasa cepat bosan saat menonton video, kehilangan semangat saat membuka chat, atau bahkan merasa cemas saat ponselmu sepi notifikasi. Rasa FOMO (fear of missing out) justru makin menguat, padahal yang kamu lihat di media sosial sering kali hanyalah versi terkurasi dari hidup orang lain.

Menurut beberapa psikolog, kelelahan digital terjadi karena otak terus dipaksa menerima informasi tanpa jeda. Setiap scroll adalah rangsangan baru, setiap swipe membuka kemungkinan kejutan dan itu bisa sangat melelahkan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi fokus, kualitas tidur, bahkan produktivitas harian.

Fenomena ini juga diperparah oleh budaya hustle dan koneksi tanpa henti. Banyak orang merasa harus selalu online, takut dianggap tidak responsif atau kurang update. Padahal, tubuh dan pikiran kita butuh istirahat. Butuh waktu untuk tidak melihat layar, untuk kembali mengenali dunia nyata, yang sering kali kita abaikan karena terlalu sibuk dengan layar.

Kabar baiknya, digital fatigue bukan kondisi permanen. Kesadaran adalah langkah awal. Cobalah perhatikan kembali seberapa sering kamu membuka gawai tanpa alasan jelas. Apakah benar kamu sedang butuh hiburan, atau hanya sekadar mengisi kekosongan?

Menjaga jarak sejenak dari dunia digital bukan berarti kamu tertinggal. Justru itu bisa jadi langkah penting untuk kembali merasa utuh dan hadir sepenuhnya di dunia nyata. Karena kadang, untuk merasa bahagia, kamu hanya perlu berhenti scrolling dan mulai hidup.***

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
Inggris Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial Mulai 2027
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
TAGGED:Media Sosial
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jakarta Sinfonietta Rayakan 10 Tahun Perjalanan Musik Klasik Berkualitas
Next Article Mengenal ‘Emotional Rollercoaster’ Gen Z yang Bikin Mood Naik Turun Setiap Hari
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting

4 weeks ago
Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index