Halo brother and sister, ada kabar super heboh dan membanggakan dari Provinsi Jawa Timur nih! Jatim kembali menorehkan prestasi gemilang dengan dinobatkan sebagai provinsi dengan capaian prestasi nasional tertinggi sepanjang tahun 2025.
Data resmi dari Kemendikdasmen melalui laman simt.kemendikdasmen.go.id menunjukkan total 5.098 medali berhasil diraih oleh para siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Jawa Timur, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga Diksus. Gokil banget, kan?
Perolehan medali yang fantastis ini menempatkan Jatim di posisi puncak nasional. Di bawah Jawa Timur, peringkat kedua ditempati Provinsi Jawa Tengah dengan 4.553 medali, sementara posisi ketiga ada DKI Jakarta dengan 3.796 medali.
Disusul DIY dengan perolehan 3.371 medali dan Jabar di urutan kelima dengan 2.886 medali. Jatim bener-bener jadi rajanya prestasi!
Atas capaian luar biasa ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa ini jadi bukti nyata kalau provinsi ini punya potensi dan daya saing talenta muda yang luar biasa.
Capaian ini juga mencerminkan keberhasilan pola pembinaan yang konsisten dan kolaboratif antara sekolah, guru, orang tua, serta pemerintah daerah. Sinergi ini memang kunci keberhasilan!
“Anak-anak kita luar biasa. Mereka menunjukkan tekad dan semangat yang besar untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Jawa Timur di ajang-ajang nasional.”
“Kita sedang menyiapkan mereka untuk menjadi talenta kompetitif di tingkat nasional bahkan global,” ujar Gubernur Khofifah, di tengah-tengah misi dagang di NTB, Rabu (9/7). Pesan ini menunjukkan komitmen Jatim untuk melahirkan SDM unggul.
Dominasi Jatim di Berbagai Ajang: Dari OSN hingga LKSN & OPSI!
Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menyampaikan, dominasi prestasi Jatim nggak cuma terlihat dari jumlah medali yang bejibun, tapi juga dari konsistensinya di berbagai ajang nasional.
Terbukti, di berbagai kompetisi Kemendikdasmen yang digelar Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) – Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Jatim sukses meraih total 56 medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025! Rinciannya? 13 emas, 22 perak, dan 21 perunggu. Keren abis!
Nggak cuma di OSN, Jatim juga sukses mempertahankan gelar Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKSN) jenjang SMK 2025.
Dalam ajang bergengsi ini, para siswa SMK menyumbangkan 15 medali emas, 10 perak, 4 perunggu, dan 8 Medallion for Excellence (MoE). Ini bukti kualitas pendidikan vokasi Jatim yang emang top markotop!
Prestasi membanggakan lainnya diraih dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2024, di mana Jatim kembali menyabet gelar juara umum. Di ajang ini, siswa jenjang SMA berhasil meraih 2 medali emas, 3 perak, dan 5 perunggu.
Sedangkan siswa jenjang SMP/MTs menyumbang 3 medali emas, 4 perak, dan 7 perunggu. Jadi, total medali yang diraih di OPSI mencapai 23 medali. Komplit banget prestasinya!
“Prestasi anak-anak kita ini patut kita apresiasi dan diperhitungkan. Mudah-mudahan torehan membanggakan ini dapat menjadi pendorong motivasi untuk terus mengembangkan potensi terbaik para murid-murid kita yang belum berkesempatan meraih prestasi,” jelas Gubernur Khofifah.
Dukungan Penuh & Persiapan Matang Jatim untuk Kompetisi Nasional Mendatang!
Gubernur Khofifah menambahkan, Jatim kini tengah mempersiapkan delegasi terbaiknya untuk mengikuti berbagai ajang bergengsi tingkat nasional lainnya, seperti :
- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N)
- Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN)
- Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI)
- Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI)
- Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP
- Olimpiade Sains Nasional (OSN)
Khofifah pun berkomitmen mendukung penuh potensi dan talenta terbaik para murid yang akan bertanding mewakili Jawa Timur. Dalam waktu dekat ini, para murid yang lolos pada seleksi provinsi LKS Dikmen akan bertanding di tingkat nasional.
Dengan harapan, Jatim bisa mempertahankan gelar Juara Umum untuk ketiga kalinya. Ini adalah target ambisius yang sangat mungkin dicapai! Jatim nggak pernah puas, selalu siap berkompetisi!
Selain itu, Khofifah mengapresiasi langkah Kemendikdasmen yang telah membangun sistem kurasi prestasi secara nasional dari bidang akademik maupun non-akademik.
Menurutnya, keberadaan sistem ini akan mempermudah proses analisis dan pemetaan potensi serta talenta para siswa di seluruh Indonesia, termasuk di Jawa Timur.
“Dengan indikator yang jelas, kami bisa mengidentifikasi kekuatan setiap siswa untuk kemudian dikembangkan lebih lanjut. Data ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pendidikan yang terbaik dan berkualitas bagi para murid,” jelas Khofifah.
Melalui sistem yang terukur dan terstandar ini, lanjut Khofifah, prestasi yang telah diraih para siswa tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa dukungan terhadap siswa-siswi berprestasi terus dilakukan secara menyeluruh, termasuk dengan pelatihan terstruktur melalui training center (TC) menjelang kompetisi nasional.
“Kami saat ini fokus pada pelaksanaan TC untuk LKS Dikmen. Pembinaan ini mencakup peningkatan keterampilan teknis dan kesiapan psikologis siswa agar lebih percaya diri dan fokus saat berlaga,” kata Aries. Ini menunjukkan persiapan yang sangat matang dan komprehensif dari Dinas Pendidikan Jatim.
Aries menambahkan, dengan capaian luar biasa ini, Jawa Timur semakin kokoh sebagai barometer pendidikan nasional. Ia menyebut bahwa Jatim tidak hanya unggul dalam kuantitas medali, tetapi juga dalam kualitas dan kesinambungan prestasi.
“Prestasi yang diraih ini memperkuat posisi Jawa Timur sebagai kiblat pendidikan nasional. Kami akan terus menjaga ritme dan komitmen ini untuk mencetak generasi muda yang unggul dan siap bersaing di level dunia,” pungkasnya. Semoga Jatim terus berjaya dan menginspirasi provinsi lain, brother and sister!