By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Jokowi Ungkap Biang Kemacetan Jakarta, Sebut Telat Membangun Transportasi Publik
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jokowi Ungkap Biang Kemacetan Jakarta, Sebut Telat Membangun Transportasi Publik

Terkini

Jokowi Ungkap Biang Kemacetan Jakarta, Sebut Telat Membangun Transportasi Publik

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Presiden Jokowi mengungkapkan biang kemacetan di Jakarta yang disebutnya kerana telat membangun transportasi publik.

Meski telah ada MRT dan LRT dalam beberapa tahun belakangan ini, kata Jokowi, Jakarta tetap telat dalam masalah pembangunan transporsi publik.

Terlebih, kata Presiden, masyarakat di Jakarta lebih memilih kendaraan pribadi untuk beraktivitas.

“Bapak-ibu kalau di Jakarta pagi macet, siang macet, sore macet, malam macet sekarang ini karena keterlambatan membangun itu,” kata Jokowi saat peresmian Depo Kereta Api Maros di Maros, dilansir dari CNN, Rabu, 29 Maret 2023.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut, kalau Indonesia memang telat dalam hal membangun transportasi publik. Hal ini terjadi dibeberapa kota besar.

Seperti, Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar.

Tentu saja, biang kemacetan Jakarta karena telat membangun transportasi publik.

Bahkan, lanjut Jokowi, di Jakarta sudah telat membangun transportasi publik selama 30 tahun atau selama tiga dekade.

Tentu saja, hal ini merupakan dampak dari keterlambatan dalam hal membangun transportasi publik.

Baca Juga :

Jakarta Terbuka bagi Pendatang Baru, Kadis Dukcapil DKI Utarakan 3 Syarat Utama
Lulus Sekolah, Masa Depan Masih Gelap? Tenang, Kamu Gak Sendirian

“Di Jakarta terlambat 30 tahun kira-kira, meskipun sekarang sudah ada MRT tapi baru satu jalur. Ada LRT juga belum jalan,” jelasnya.

Selain Jakarta, sejumlah kota lainnya juga mengalami kemacetan yang serupa. Seperti di Bandung hingga Makassar.

“Akhirnya macet di semua kota sekarang ini, tidak hanya Jakarta, tapi Bandung, Medan, Surabaya, Semarang, termasuk di Makassar sudah macet semuanya karena kita terlambat membangun transportasi publik,” lanjutnya.

Menurut Presiden Ketujuh RI itu, sejumlah daerah lainnya juga mengalami keterlambatan pembangunan transportasi publik.

Padahal, masih kata Jokowi, transportasi publik merupakan kebutuhan mendasar untuk saling menghubungkan masyarakat antar wilayah.

Jika ini masih terjadi, maka masyarakat akan lebih memilih untuk menggunakan transportasi pribadi.

Jalan keluar salah satunya adalah menggunakan kereta api yang merupakan salah satu transportasi publik yang paling murah dan paling mendasar untuk dibangun secara berkala.

Selain itu, dalam kereta api juga selain sebagai alat transportasi publik hingga alat transporasti barang, yang banyak digunakan oleh para pengusaha.

You Might Also Like

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Drawing Piala Dunia U-20 Batal, Sandiaga Uno ungkap Dampak Negatif ke Pariwisata Indonesia
Next Article Fakta-Fakta Ahmad Dhani Larang Once Mekel Nyanyikan Lagu Dewa 19
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index