Inversi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Serang Kota terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Poldik). Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., ke SMK PGRI 1 Kota Serang pada Senin (26/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Serang Kota memimpin langsung pelaksanaan upacara bendera hari Senin yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta jajaran manajemen sekolah. Kehadiran pimpinan kepolisian dalam kegiatan upacara ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan kepatuhan terhadap aturan sejak dini kepada para pelajar.
Usai memimpin upacara, Kombes Pol. Yudha Satria menyampaikan arahan dan pembinaan kepada siswa-siswi SMK PGRI 1 Kota Serang. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, serta taat hukum.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak individu yang berprestasi, tetapi juga membentuk kepribadian yang bertanggung jawab dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Serang Kota juga memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Ia mengimbau para siswa agar bijak dalam bermedia sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Media sosial memiliki dampak yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, para pelajar harus cerdas dan bijak dalam menggunakannya. Jangan mudah menyebarkan berita bohong atau hoaks yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Yudha Satria di hadapan para siswa.
Ia juga menekankan pentingnya melakukan penyaringan informasi sebelum membagikannya kepada pihak lain. Menurutnya, literasi digital menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda di tengah derasnya arus informasi di era digital saat ini.
Selain memberikan imbauan terkait media sosial, Kapolresta Serang Kota juga menyampaikan pesan moral kepada seluruh siswa agar senantiasa mematuhi peraturan sekolah. Ia mengingatkan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan di masa depan.
“Kepatuhan terhadap aturan di sekolah merupakan bagian dari proses pembentukan karakter. Jika sejak dini terbiasa disiplin, maka ke depan akan lebih mudah menghadapi tantangan kehidupan,” tuturnya.
Tidak lupa, Kombes Pol. Yudha Satria juga mengajak para siswa untuk menghormati dan menghargai guru sebagai sosok yang memiliki peran besar dalam membimbing dan mendidik mereka. Menurutnya, keberhasilan seorang siswa tidak terlepas dari dedikasi para guru yang dengan tulus mencurahkan ilmu dan perhatian demi masa depan peserta didik.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Kapolresta Serang Kota bersama Pejabat Utama Polresta Serang Kota memberikan hadiah kepada siswa dan guru yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan seusai pelaksanaan upacara bendera. Pemberian hadiah ini dimaksudkan sebagai penghargaan atas prestasi, partisipasi aktif, serta semangat belajar yang ditunjukkan oleh warga sekolah.
Apresiasi tersebut disambut antusias oleh para siswa dan guru SMK PGRI 1 Kota Serang. Kegiatan ini dinilai mampu menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempererat hubungan antara kepolisian dan dunia pendidikan.
Program Polisi Peduli Pendidikan yang dilaksanakan Polresta Serang Kota merupakan salah satu bentuk upaya preventif kepolisian dalam membangun kesadaran hukum sejak usia sekolah. Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, kepolisian berharap dapat membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum yang baik.
Dengan adanya kegiatan ini, Polresta Serang Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, guna menciptakan generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki moral, etika, dan tanggung jawab sosial yang tinggi.