By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: HKI: Kehadiran DEN Dinilai Memperkuat Tata Kelola Energi Nasional
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » HKI: Kehadiran DEN Dinilai Memperkuat Tata Kelola Energi Nasional

EkonomiTerkini

HKI: Kehadiran DEN Dinilai Memperkuat Tata Kelola Energi Nasional

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana. (Foto : HO-HKI
Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana. (Foto : HO-HKI
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Kebutuhan energi nasional yang terus meningkat mendorong pentingnya kebijakan energi yang tertata, konsisten, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks tersebut, kawasan industri dinilai memiliki kesiapan dan kapasitas untuk berkontribusi aktif mendukung arah kebijakan energi nasional, baik dalam menjaga ketahanan energi, mendorong transisi energi, maupun memperkuat daya saing industri sebagai penggerak utama investasi dan penciptaan lapangan kerja.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Ma’ruf, perwakilan dari Himpunan Kawasan Industri Indonesia, yang menilai peran kawasan industri semakin strategis seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi untuk mendukung aktivitas produksi dan ekspansi industri.

Ia menyatakan optimismenya terhadap kinerja Dewan Energi Nasional periode saat ini dalam merumuskan kebijakan yang tidak hanya normatif, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan.

“Kami optimistis Dewan Energi Nasional periode ini mampu menghadirkan kebijakan yang konsisten dan implementatif. Transisi energi harus berjalan seimbang, memperkuat ketahanan energi nasional, menurunkan emisi, sekaligus menjaga daya saing kawasan industri sebagai penggerak investasi dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Ma’ruf.

Menurutnya, kawasan industri memiliki posisi unik sebagai simpul utama konsumsi energi sekaligus pusat inovasi teknologi. Dengan dukungan regulasi yang jelas dan terkoordinasi, kawasan industri dapat menjadi laboratorium penerapan energi bersih, efisiensi energi, serta pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan tanpa mengorbankan stabilitas pasokan dan biaya produksi.

HKI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penguatan tata kelola energi nasional. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan sistem energi yang andal, berkelanjutan, dan mampu menopang pembangunan industri Indonesia dalam jangka panjang.

Bagi pelaku industri, kepastian kebijakan energi menjadi faktor krusial dalam pengambilan keputusan investasi, khususnya di tengah dinamika global dan tuntutan dekarbonisasi.

Di sisi pemerintah, komitmen untuk memperkuat arah kebijakan energi nasional ditegaskan oleh Prasetyo Hadi selaku Menteri Sekretaris Negara. Ia menjelaskan bahwa pembentukan dan penguatan peran Dewan Energi Nasional bertujuan mempercepat pencapaian swasembada energi nasional, sekaligus mendukung percepatan program kelistrikan dan transisi energi yang saat ini tengah berjalan.

Prasetyo menekankan bahwa secara teknis, DEN akan berfungsi memperkuat dan menyelaraskan berbagai program menuju swasembada energi yang telah lebih dahulu diinisiasi oleh kementerian dan lembaga terkait. Dengan demikian, kebijakan energi nasional tidak berjalan secara terpisah, melainkan terkoordinasi dalam satu kerangka besar yang terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga :

Profil Rizki Amelia, Bantu 15 Tahanan Polsek Tanah Abang Berhasil Kabur
AHY Doakan Duet Anies-Cak Imin Sukses Pada Pilpres 2024

Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat tantangan sektor energi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan, tetapi juga menyangkut efisiensi, keterjangkauan harga, serta dampak lingkungan.

Dalam hal ini, kawasan industri dipandang sebagai mitra strategis pemerintah untuk menerjemahkan kebijakan energi ke dalam praktik nyata, termasuk melalui pengembangan pembangkit mandiri, pemanfaatan energi terbarukan, dan penerapan manajemen energi yang lebih efisien.

Seiring meningkatnya tuntutan global terhadap praktik industri yang ramah lingkungan, peran kawasan industri dalam mendukung target penurunan emisi nasional juga semakin relevan. Transisi energi yang dirancang secara seimbang diharapkan mampu menjaga keberlanjutan lingkungan tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi.

Dengan adanya komitmen bersama antara pemerintah melalui DEN dan pelaku kawasan industri, diharapkan arah kebijakan energi nasional ke depan semakin jelas dan terintegrasi. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting untuk mewujudkan sistem energi nasional yang tangguh, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan pembangunan industri Indonesia di masa depan.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
TAGGED:Bahlil LahadaliaDENDewan Energi NasionalHKI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article IHSG Ambles 2 Hari, Dirut BEI Langsung Mundur! Pasar Saham Justru Menghijau
Next Article Sejumlah warga menerima bantuan makan bergizi gratis (MBG) di lokasi banjir di RT 05/RW 08, Jalan Jembatan Gantung, Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto : ANTARA/Luthfia Miranda Putri) Warga Terdampak Banjir di Pejaten Timur Terima Bantuan MBG, Ringankan Beban di Tengah Pengungsian
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index