By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Kemendikdasmen Soroti Bahaya Adiksi Gadget dan Game Online pada Anak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemendikdasmen Soroti Bahaya Adiksi Gadget dan Game Online pada Anak

Pendidikan

Kemendikdasmen Soroti Bahaya Adiksi Gadget dan Game Online pada Anak

Jack
By
Jack
2 months ago
Share
3 Min Read
Kepala Pusat Penguatan Karakter (Kapuspeka) Kemendikdasmen Rusprita Putri Utami (kedua dari kanan) memaparkan sejumlah tantangan pendidikan di era digital. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen mengingatkan bahaya adiksi gadget dan gim daring pada anak yang dinilai dapat meningkatkan risiko terpapar paham radikalisme hingga ekstremisme. Karena itu, penguatan pendidikan karakter di sekolah dinilai menjadi langkah penting di tengah perkembangan era digital saat ini.

Kepala Pusat Penguatan Karakter (Kapuspeka) Kemendikdasmen, Rusprita Putri Utami, mengatakan dunia pendidikan kini menghadapi tantangan besar akibat pesatnya perkembangan teknologi digital yang berdampak langsung pada kondisi fisik dan mental peserta didik.

“Tantangan pendidikan hari ini sangat berkaitan dengan era digital. Isu yang menurut kami sangat besar adalah bagaimana anak-anak mengalami adiksi gadget. Dan ini sangat mempengaruhi kesehatan fisik, maupun kesehatan mental psikis anak,” kata Rusprita dalam kegiatan National Symposium 70th Antarbudaya AFS di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Jumat.

Menurut Rusprita, data dari Densus 88 menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah anak yang terpapar paham radikalisme dan ekstremisme melalui gim daring.

“Data dari Densus 88, ternyata jumlah anak yang terpapar isu radikalisme, paham-paham ekstremisme ini juga signifikan meningkat melalui game online,” katanya.

Ia menjelaskan, anak-anak yang mengalami kecanduan game online cenderung menjadi pribadi yang pasif di kehidupan nyata. Meski aktif di dunia virtual, mereka berpotensi mengalami kesulitan dalam bersosialisasi secara langsung dengan lingkungan sekitar.

Selain berdampak pada perilaku sosial, penggunaan gadget dan layar gawai secara berlebihan juga disebut berisiko mengganggu kesehatan mata anak akibat terlalu lama menatap layar tanpa jeda.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kemendikdasmen terus memperkuat pendidikan karakter di sekolah melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH). Program ini dinilai mampu membantu membentuk karakter positif peserta didik sejak dini.

“7 kebiasaan ini terdengar sangat simpel, tapi sebenarnya ini sangat powerful untuk membentuk karakter anak-anak, mulai dari kemandirian, mencintai diri sendiri, memahami bagaimana merawat dirinya, memahami bagaimana menghormati orang lain, memahami bagaimana bekerjasama dengan orang lain,” kata Rusprita.

Baca Juga :

Jaksa Ajukan Permohonan Penyitaan Aset Nadiem Anwar Makarim ke Pengadilan Tipikor
Profil dan Biodata Aaron Bushnell, Tentara AS Nekat Bakar Diri di Kedubes Israel

Kemendikdasmen berharap implementasi gerakan 7 KAIH dapat diterapkan secara luas di seluruh satuan pendidikan. Dengan begitu, generasi muda Indonesia tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan bijak dalam memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:GameGame Daring
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jonatan Christie Tersingkir di Malaysia Masters 2026, Dikalahkan Pebulu Tangkis Muda China
Next Article Sumur Rakyat Bahlil Meledak! Produksi Minyak Tembus 400 Barel per Hari
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index