Inversi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan menerima audiensi Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Medan periode 2025–2029. Audiensi tersebut menjadi langkah awal penguatan sinergi antara induk organisasi olahraga daerah dengan cabang olahraga sepak takraw dalam upaya membangkitkan kembali prestasi di Kota Medan.
Pertemuan berlangsung di Sekretariat KONI Kota Medan, Jalan Kemiri II, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, pada Kamis (8/1/2026). Audiensi ini diterima langsung oleh Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, dan dihadiri jajaran pengurus inti PSTI Kota Medan.
Dalam pertemuan tersebut, Pengkot PSTI Medan diwakili oleh Ketua Umum Ismail, Sekretaris Umum M. T. Harahap, Wakil Sekretaris Umum Munawar Sipahutar, Bendahara Umum Hendri, serta Kepala Pelatih Husni. Kehadiran lengkap pengurus inti mencerminkan keseriusan PSTI Kota Medan dalam membangun komunikasi dan kolaborasi strategis dengan KONI sebagai lembaga pembina olahraga prestasi.
Sekretaris Umum PSTI Kota Medan, M. T. Harahap, menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menyampaikan program kerja PSTI periode 2025–2029 sekaligus menyelaraskannya dengan kebijakan dan arah pembinaan olahraga yang dijalankan KONI Kota Medan. Menurutnya, sinergi yang baik menjadi kunci penting dalam upaya menghidupkan kembali kejayaan sepak takraw di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.
“Pertemuan ini sangat penting karena sejalan dengan program pengembangan olahraga prestasi di Kota Medan. Kami mendapatkan banyak arahan dan masukan dari Ketua KONI Medan. Harapannya, arahan tersebut dapat segera kami tindak lanjuti agar sepak takraw Kota Medan kembali berprestasi,” ujar M. T. Harahap.
Dalam audiensi tersebut, PSTI Kota Medan memaparkan sejumlah program strategis, terutama yang berkaitan dengan pembinaan atlet usia dini hingga atlet prestasi. Pembinaan berjenjang dinilai menjadi fondasi utama untuk mencetak atlet sepak takraw yang kompetitif dan berdaya saing, baik di tingkat regional maupun nasional.
Selain pembinaan atlet, PSTI Kota Medan juga menyoroti pentingnya dukungan sarana dan prasarana latihan. Menurut M. T. Harahap, ketersediaan fasilitas yang memadai akan sangat menentukan keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dan terprogram.
“Ada beberapa poin penting yang kami sampaikan, terutama mengenai pola pembinaan dan kebutuhan fasilitas latihan yang layak. Dengan fasilitas yang memadai, proses pembinaan dapat berjalan lebih maksimal dan terarah. Harapannya, sepak takraw Kota Medan bisa kembali berjaya ke depannya,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa PSTI Kota Medan berkomitmen untuk bekerja secara profesional dan transparan dalam menjalankan program kerja. Melalui dukungan dan pendampingan dari KONI Kota Medan, PSTI berharap dapat melahirkan lebih banyak atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kota Medan di berbagai ajang kejuaraan.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, menyambut baik audiensi yang dilakukan Pengkot PSTI Medan. Ia menegaskan bahwa KONI Kota Medan memiliki komitmen untuk mendukung seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungannya, termasuk sepak takraw.
“Saya pasti mendukung penuh seluruh cabang olahraga di bawah KONI Kota Medan. Sebagai KONI, kita harus berbicara tentang prestasi ke depan. Karena itu, komunikasi dan sinergi seperti ini sangat penting,” tegas Aswindy.
Menurut Aswindy, pengurus cabang olahraga perlu memiliki perencanaan yang matang, program yang jelas, serta komitmen kuat dalam pembinaan atlet. Ia berharap PSTI Kota Medan dapat mengelola organisasi secara profesional dan konsisten agar target prestasi yang dicanangkan dapat tercapai.
“Kami berharap PSTI Kota Medan terus berkembang, menjalankan pembinaan secara terarah, dan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi Kota Medan,” pungkasnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal kerja sama yang lebih intensif antara KONI Kota Medan dan PSTI Kota Medan. Dengan dukungan kelembagaan yang kuat, pembinaan atlet yang berkelanjutan, serta fasilitas yang memadai, sepak takraw Kota Medan diharapkan mampu kembali menunjukkan eksistensinya dan berkontribusi dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.