By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Menteri Bahlil Percepat Listrik Lintas Negara ASEAN demi Keadilan Energi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Menteri Bahlil Percepat Listrik Lintas Negara ASEAN demi Keadilan Energi

InternasionalTerkini

Menteri Bahlil Percepat Listrik Lintas Negara ASEAN demi Keadilan Energi

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 months ago
Share
3 Min Read
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di tengah para kolega di KTT ASEAN di Manila, FIlipina, mendorong pembangunan infrastruktur listrik lintas negara ASEAN untuk menerangi wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal. (Foto, DOK/Kementerian ESDM)
SHARE

AKARTA — Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendorong pembangunan infrastruktur listrik lintas negara ASEAN untuk menerangi wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Langkah itu disampaikan Bahlil dalam forum BIMP-EAGA Leader’s Summit di Filipina saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto.

Dalam forum kerja sama subregional yang dibentuk sejak 1994 tersebut, Bahlil menegaskan pembangunan energi ASEAN tidak boleh hanya berpusat di kota besar atau kawasan industri, tetapi juga harus menjangkau masyarakat di pulau-pulau terpencil dan wilayah perbatasan.

“Untuk mendorong pembangunan di daerah 3T bagi empat negara anggotanya,” kata Bahlil dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Bahlil memframing proyek interkoneksi listrik lintas negara bukan sekadar agenda infrastruktur, melainkan misi kemanusiaan dan keadilan energi kawasan. Menurutnya, masyarakat di wilayah terpencil ASEAN berhak mendapatkan akses listrik yang andal dan terjangkau agar tidak tertinggal dalam pertumbuhan ekonomi regional.

Ia menekankan kerja sama subregional harus mampu menghadirkan akses energi merata hingga ke daerah paling sulit dijangkau.

“Sinergi ini akan memperkuat kolaborasi sehingga masyarakat di daerah remote area mampu mengakses energi dengan harga yang terjangkau untuk kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Bahlil.

Melalui forum BIMP-EAGA, Indonesia kini mengambil peran lebih aktif sebagai motor penggerak ketahanan energi ASEAN melalui proyek konkret, mulai dari interkoneksi listrik lintas negara, elektrifikasi pedesaan, hingga pengembangan energi baru terbarukan.

Bahlil menilai langkah itu penting agar masyarakat di wilayah perbatasan dan pulau-pulau kecil tidak terus mengalami ketimpangan akses energi dibanding wilayah perkotaan.

Selain memperkuat konektivitas energi, proyek tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang investasi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat 3T yang selama ini menghadapi keterbatasan listrik.

Baca Juga :

8 Produk dan Perusahaan Terkait Israel yang Diboikot Dunia, Nomor 7 Hasil Rampasan dari Tanah Palestina
Fakta-fakta Pria Pukul Pemotor hingga Kejang-kejang, Pelaku Berhasil Ditangkap

Kementerian ESDM optimistis kolaborasi empat negara anggota BIMP-EAGA akan memperkuat rantai pasok energi kawasan sekaligus mempercepat Asia Tenggara menjadi poros pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya menegaskan kerja sama BIMP-EAGA harus semakin adaptif dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat kawasan.

“Dengan semangat itu, BIMP-EAGA harus terus berkembang. BIMP-EAGA harus lebih adaptif, lebih berdampak, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat kita,” ujar Prabowo.

Dorongan Bahlil terhadap infrastruktur listrik lintas negara dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia ingin memimpin agenda keadilan energi ASEAN, terutama bagi jutaan warga di wilayah 3T yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses listrik dan tingginya biaya energi.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Bahlil LahadaliaBIMP-EAGA Leader’s SummitKTT ASEAN 2026Menteri ESDM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Strategi Kalibrasi MBG! Diperlukan Guna Menjaga Akuntabilitas Fiskal Negara
Next Article CNG Bisa Hemat APBN Rp130 Triliun, Indonesia Mulai Tinggalkan LPG Impor
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

21 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index