By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Menteri ESDM Tunda Royalti Minerba Demi Serap Aspirasi & Jaga Stabilitas Dunia Usaha
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Menteri ESDM Tunda Royalti Minerba Demi Serap Aspirasi & Jaga Stabilitas Dunia Usaha

EkonomiTerkini

Menteri ESDM Tunda Royalti Minerba Demi Serap Aspirasi & Jaga Stabilitas Dunia Usaha

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
1 month ago
Share
2 Min Read
Sejumlah truk pengangkut batu bara melintas di area pertambangan di kawasan Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, pada April 2026. Kementerian ESDM masih membahas royalti tambang. (Foto, Antara/Angga Palguna)
SHARE

JAKARTA — Langkah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menunda penerapan kebijakan royalti tambang dinilai mencerminkan pendekatan kepemimpinan yang terbuka, strategis, dan akomodatif terhadap dinamika dunia usaha.

Di tengah pembahasan penyesuaian tarif royalti untuk komoditas tembaga, timah, nikel, emas, dan perak, pemerintah memilih tidak tergesa-gesa mengambil keputusan. Bahlil menegaskan, kebijakan tersebut masih dalam tahap sosialisasi dan belum menjadi keputusan final.

“Setelah mendengar masukan dari publik dan teman-teman pengusaha, maka ini saya akan pending untuk membangun formulasi yang baik, yang saling menguntungkan,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (11/5)

Keputusan ini memperlihatkan pemerintah tidak hanya berorientasi pada optimalisasi penerimaan negara, tetapi juga mempertimbangkan keberlangsungan iklim investasi dan kesehatan industri pertambangan nasional.

Bahlil menekankan, formulasi baru yang sedang disusun harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan negara dan pelaku usaha. Pendekatan itu dinilai penting agar kebijakan yang lahir tidak menimbulkan beban berlebihan di tengah tantangan ekonomi global yang masih dinamis.

“(Target Juni) masih kami pikirkan lagi. Andaikan pun itu harus mencari formulasi yang ideal, yang tidak boleh merugikan pengusaha tetapi juga pendapatan negara juga bisa kita optimalkan,” kata Bahlil.

Sikap tersebut memperkuat citra pemerintah yang memilih jalur dialog dibanding keputusan sepihak. Dengan membuka ruang evaluasi dan menyerap aspirasi dari berbagai pihak, Kementerian ESDM berupaya memastikan kebijakan minerba tetap adaptif sekaligus menjaga kepastian usaha.

Sebelumnya, pemerintah memang berencana melakukan penyesuaian tarif royalti dan bea keluar sektor tambang untuk memperkuat penerimaan negara. Namun hingga kini, Peraturan Pemerintah (PP) terkait kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum diterbitkan.

You Might Also Like

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil
Afrika Selatan Tumbangkan Korea Selatan dan Cetak Sejarah ke Babak Knock Out
Sapu Bersih Grup A! Meksiko Melaju Sempurna untuk Jadi Tuan Rumah di Babak 32 Besar
Bosnia Jaga Asa Tipis Usai Singkirkan Qatar di Seattle
Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global
TAGGED:Bahlil LahadaliaMenteri ESDMRoyalti tambang
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kasus Joki UTBK Terbongkar, DPR Desak Kampus Keluarkan Mahasiswa Curang
Next Article Universitas Indonesia Bidik 100 Besar Dunia, Gandeng Kemdiktisaintek dan LPDP
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Kekacauan di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Gol Telat Tangiskan Kongo! Kolombia Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

23 hours ago
Terkini

Swasembada Pangan Tercapai, Prabowo Sebut Produksi Beras dan Jagung Pecahkan Rekor

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Beri Kemenangan Spesial

24 hours ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index