inversi.id – Eh, guys, lo pada pernah nggak sih ngerasa insecure gara-gara masalah biaya sekolah? Nah, ada kisah inspiratif nih dari Probolinggo, Jawa Timur, yang bikin kita mikir, ternyata masih ada harapan buat anak-anak yang pengen banget sekolah tapi kondisi ekonominya kurang mendukung.
Jadi gini, ada seorang anak cewek namanya Gita, kelas 6 SD, yang pengen banget lanjutin sekolah ke SMP. Tapi, dia tinggal cuma berdua sama ibunya yang kerja sebagai asisten rumah tangga. Kebayang kan gimana beratnya? Nah, di tengah kondisi itu, muncul harapan baru namanya Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat ini bukan sekolah biasa, guys. Ini tuh kayak sekolah berasrama penuh yang gratis tis tis! Semua kebutuhan sekolah ditanggung pemerintah! Gokil kan? Nah, Mensos Gus Ipul bahkan sampai turun langsung lho, buat nengokin rumah Gita, salah satu calon siswanya.
Proses seleksi buat masuk Sekolah Rakyat ini juga nggak main-main. Ada tim khusus yang terdiri dari Dinas Sosial, pendamping PKH, Badan Pusat Statistik, sampai RT/RW setempat, semua ikut andil. Data-data calon siswa dicek sampai bener-bener clear sebelum akhirnya diterima.
Gita sendiri excited banget buat jadi siswa di Sekolah Rakyat. Dia bilang, ‘Saya senang bisa sekolah di sana, fasilitasnya bagus, kemudian kalau ada kebutuhan sekolah tinggal minta.’ Kebayang kan gimana senengnya anak-anak yang punya mimpi besar tapi terhalang biaya?
Ibunya Gita, Ibu Lutfia, juga dukung banget anaknya buat sekolah di sana. Dia berharap Gita bisa jadi anak yang mandiri dan berprestasi, apalagi karena sistemnya asrama penuh.
Sekolah Rakyat ini rencananya bakal digabungin sama pendidikan formal dan penguatan karakter, dan lokasinya di Rusunawa Mayangan. Jadi, selain dapat ilmu, anak-anak juga bakal diajarin buat jadi pribadi yang tangguh.
Kisah Gita ini bener-bener ngebuktiin kalau pendidikan itu hak semua orang, nggak peduli dari mana asalnya. Semoga makin banyak anak-anak kayak Gita yang bisa ngeraih mimpinya lewat program-program kayak Sekolah Rakyat ini