By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Gunung Es Mencair, Para Ilmuwan China Gercep Teliti Demi Masa Depan Sungai Kuning
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gunung Es Mencair, Para Ilmuwan China Gercep Teliti Demi Masa Depan Sungai Kuning

Terkini

Gunung Es Mencair, Para Ilmuwan China Gercep Teliti Demi Masa Depan Sungai Kuning

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

inversi.id – Bro sis! Pernah denger Sungai Kuning di China kan? Itu lho, sungai terpanjang kedua di sana yang ngasih kehidupan buat jutaan orang. Nah, ada kabar penting nih soal hulu sungainya, tepatnya di Gunung Anyemaqen.

Jadi gini, para ilmuwan lagi pada gercep nih naik ke gunung yang penuh salju itu. Bukan buat hiking keren-kerenan, tapi buat ngadain ekspedisi ilmiah! Tujuannya? Buat mantengin perubahan gletser, tanah beku, sama sumber air di sana. Kenapa penting? Soalnya, daerah Gunung Anyemaqen ini tuh kayak ‘kran’ utama buat Sungai Kuning. Kalau di sana ada masalah, ya bisa berabe ke hilirnya.

Bayangin aja, Gunung Anyemaqen itu kayak kulkas raksasa yang nyimpan air dalam bentuk gletser. Ada lebih dari 40 gletser di sana! Nah, gletser ini tuh sensitif banget sama perubahan iklim. Ibaratnya kayak alarm alami gitu deh. Kalau gletsernya mencair dengan cepat, itu tandanya ada yang nggak beres sama bumi kita.

Kata Profesor Hou Guangliang dari Qinghai Normal University, gletser di Gunung Anyemaqen lagi berubah drastis gara-gara pemanasan global. Permukaan gletsernya makin rendah, ujungnya mencair dengan cepat, dan longsoran es jadi makin sering terjadi. Ngeri kan?

Makanya, penelitian ini penting banget buat ngertiin gimana sih sebenernya dampak perubahan iklim ke daerah hulu Sungai Kuning ini. Hasil penelitiannya nanti diharapkan bisa jadi panduan buat bikin strategi jangka panjang buat ngelindungin dan ‘nyembuhin’ ekosistem di sana.

Ekspedisi keren ini dipimpin sama Yayasan Perlindungan Ekologis Sanjiangyuan, badan pengelola Taman Nasional Sumber Tiga Sungai, sama Qinghai Normal University. Mereka semua concern banget sama masa depan air dan keanekaragaman hayati di sepanjang aliran Sungai Kuning.

FYI aja nih, Sungai Kuning itu panjangnya lebih dari 5.400 kilometer! Sumbernya dari Provinsi Qinghai, terus ngalir ngelewatin banyak banget wilayah di China, sampai akhirnya nyampe Laut Bohai. Kebayang kan betapa pentingnya sungai ini buat kehidupan banyak orang?

Sebagai mahasiswa, mungkin kita nggak langsung ngerasain dampaknya. Tapi, isu kayak gini tuh relate banget sama masa depan kita juga lho! Ketersediaan air bersih, keseimbangan alam, itu semua bakal ngefek ke generasi kita nanti. Jadi, meskipun lokasinya jauh, kita juga perlu aware dan mungkin aja suatu hari nanti kita bisa ikutan berkontribusi buat solusi masalah kayak gini. Siapa tahu kan, ada di antara kita yang jadi ilmuwan keren kayak mereka!

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:Gunung EsIlmuan ChinaPenelitian
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Snoop Dogg Comeback, Rilis Album ke-21 “Iz It a Crime?
Next Article Menteri Sosial Sempatkan diri mengunjungi rumah salah satu calon siswa Sekolah Rakyat di Kota Probolinggo
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index