By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Fakta-fakta Fenomena El Nino yang Ancam Kekeringan di Indonesia Pada Agustus dan September
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fakta-fakta Fenomena El Nino yang Ancam Kekeringan di Indonesia Pada Agustus dan September

Terkini

Fakta-fakta Fenomena El Nino yang Ancam Kekeringan di Indonesia Pada Agustus dan September

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Fenomena El Nino diprediksi terjadi pada Agustus hingg September mendatang. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati.

Contents
Berdampak Pada Ketersediaan Air atau KekeringanBencana Hidrometeorologi BasahJokowi Antisipasi Fenomena El Nino

Dwikorita Karnawati menyampaikan hal itu setelah menghadiri rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membahas tentang antisipasi dan kesiapan dalam menghadapi ancaman fenomena iklim El Nino di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 18 Juli 2023.

El Nino adalah fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normalnya yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur.

Pemanasan SML ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan di wilayah sekitarnya, termasuk di Indonesia.

Penasaran dengan Fenomena El Nino? Berikut fakta-faktanya Inversi.id rangkumkan untuk Anda.

Berdampak Pada Ketersediaan Air atau Kekeringan

Fenomena El Nino berdampak pada ketersediaan air atau kekeringan dan produktivitas atau ketahanan pangan. Terkait hal itu, koordinasi antisipasi dampak El Nino yang sudah dimulai sejak Februari mesti diperkuat.

Dwikorita Karnawati mengungkapkan, meski kita masuk musim kemarau kering karena wilayah Indonesia ini dipengaruhi oleh dua samudra dan juga topografinya yang bergunung-gunung di khatulistiwa, maka masih ada satu wilayah akan mengalami kekeringan.

“Dan, kami juga merekomendasikan ke masyarakat, meskipun kita masuk musim kemarau kering, karena wilayah Indonesia ini dipengaruhi oleh dua samudra dan juga topografinya yang bergunung-gunung di khatulistiwa, (maka) masih tetap ada kemungkinan satu wilayah mengalami kekeringan, (sedangkan) tetangganya mengalami banjir atau bencana hidrometeorologi,” kata Dwikorita Karnawati.

Bencana Hidrometeorologi Basah

Menurut Dwikorita musim kemarau tahun ini bukan berarti daerah Indonesia secara bersamaan mengalami kekeringan. Namun ada juga daerah mengalami bencana hidrometeorologi basah.

Baca Juga :

Ini Tampang PA, Wanita Blonde Ditangkap Bersama Virgoun Terkait Narkoba
M-Banking Error Bikin Nasabah Geram, BCA: Pemulihan Terjadi Secara Bertahap

Oleh karena itu, pihak BMKG mengimbau agar masyarakat terus menjaga lingkungan dengan mengatur tata kelola dan beradaptasi dengan pola tanam.

“Oleh karena itu, kami juga menghimbau (masyarakat agar) selain terus menjaga lingkungan, mengatur tata kelola, dan beradaptasi dengan pola tanam, juga terus memonitor perkembangan informasi cuaca dan iklim yang sangat dinamis dari waktu ke waktu dari BMKG,” lanjut Dwikorita.

Jokowi Antisipasi Fenomena El Nino

Untuk mengantisipasi fenomena El Nino, melalui Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Presiden Joko Widodo memerintahkan agar tidak ada persoalan, khususnya dengan komoditas beras, sehingga mesti ada persiapan antisipasi kondisi sejelek mungkin.

“Oleh karena itu, dari Kementan diminta untuk memetakan persis mana daerah yang masih hijau, berarti airnya sangat cukup. Harus di-back up (ditopang) dengan upaya-upaya optimalisasi pertanaman dan upaya pengendalian lainnya,” ungkap Syahrul.

You Might Also Like

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Bertemu dengan Jokowi dan Erick Thohir di Istana Bogor, Prabowo: Menerima Arahan dari Presiden
Next Article Fakta Terbaru Suami Pelaku KDRT di Serpong, Ternyata Residivis Kasus Narkoba
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index