By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Nusantara Kian Benderang! ESDM Kejar 173 Ribu Pelanggan Listrik Baru pada 2026
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Nusantara Kian Benderang! ESDM Kejar 173 Ribu Pelanggan Listrik Baru pada 2026

EkonomiTerkini

Nusantara Kian Benderang! ESDM Kejar 173 Ribu Pelanggan Listrik Baru pada 2026

Nicholas
By
Nicholas
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Sejak tahun 2025, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia yang tengah meluncurkan Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, program ini membidik 173 ribu pemasangan baru selama 2026. (Foto, Dok/kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA – Komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia terus diperkuat. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan sebanyak 173.853 pelanggan baru dapat menikmati akses listrik pada tahun 2026.

Target ambisius tersebut menjadi bagian dari langkah nyata pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memastikan masyarakat di wilayah terpencil, terluar, dan kurang mampu memperoleh hak yang sama atas energi yang andal dan berkelanjutan.

Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan target tersebut akan diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan di 2.065 lokasi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Pemerintah telah menetapkan empat strategi yang sesuai dengan kondisi wilayah, di mana terdiri dari perluasan jaringan atau grid, kemudian mini-grid, PLTS individual dan battery, dan terakhir dengan bantuan pasang baru listrik,” kata Tri Winarno dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (4/6/2026).

Empat strategi tersebut menunjukkan fleksibilitas pemerintah dalam menjawab tantangan geografis Indonesia yang luas dan beragam. Untuk wilayah yang mudah dijangkau akan dilakukan perluasan jaringan listrik utama, sementara daerah yang lebih terpencil akan dilayani melalui mini-grid maupun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) individual yang dilengkapi baterai.

Program BPBL juga terus diperluas untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh sambungan listrik baru sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih inklusif.

Keberhasilan program ini terlihat dari capaian tahun 2025. Awalnya pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur kelistrikan di 1.285 lokasi dengan potensi melayani 77.616 pelanggan. Namun berkat optimalisasi anggaran, cakupan program meningkat menjadi 1.516 lokasi.

“Target awal untuk lisdes adalah untuk tahun 2025 sebesar 1.285 lokasi di mana dalam perjalanan kita mengalami optimalisasi anggaran yang dapat meningkat menjadi 1.516 lokasi di mana realisasi konstruksi sudah selesai 100 persen,” ujar Tri.

Capaian tersebut menjadi fondasi kuat bagi percepatan program pada tahun berikutnya. Pada 2026, jumlah lokasi yang akan dijangkau meningkat signifikan menjadi 2.065 lokasi dengan potensi melayani 173.853 pelanggan baru.

Baca Juga :

Bayern Munich Pawangnya PSG
Paham Dinamika Geopolitik, Yenny Wahid Nilai Prabowo Cocok Jadi Pemimpin Indonesia

Pemerintah bahkan telah menyiapkan peta jalan jangka menengah hingga 2029. Pada 2027, Program Lisdes dan BPBL ditargetkan menjangkau 2.759 lokasi dengan 215.108 pelanggan baru, sebelum dilanjutkan ke 1.735 lokasi pada 2028 dan 1.942 lokasi pada 2029.

“Pada 2027 mulai menjangkau 2.759 lokasi dengan 215.108 pelanggan, dilanjutkan tahun 2028 1.735 lokasi, terakhir 2029 1.942 lokasi,” tutur Tri.

Langkah agresif ini mempertegas komitmen pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Terang, dengan akses listrik tidak lagi menjadi privilese wilayah tertentu, melainkan hak seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Dengan perluasan Program Lisdes dan BPBL yang terus berlanjut, semakin banyak masyarakat di pelosok negeri yang akan memperoleh akses energi untuk meningkatkan kualitas hidup, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi produktif.

You Might Also Like

Gol Dramatis Eustáquio Antar Kanada Ukir Sejarah ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL
Pecah! Tim Voli Putra Indonesia Ukir Sejarah Baru Rebut Gelar Juara Asia
Kolombia Tahan Imbang Raksasa Eropa, Sikat Status Juara Grup K Piala Dunia 2026
Austria dan Aljazair Kompak Lolos ke 32 Besar, Tuduhan ‘Main Mata’ Langsung Merebak
TAGGED:Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL)Kementerian ESDMProgram Listrik Desa (Lisdes)
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Next Article Tak Naik Meski Kurs Tertekan, Harga Pertamax Stabil Jadi Bukti Keberpihakan Pemerintah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

B50 Resmi Meluncur 1 Juli. Tiga Keunggulan Ini Siap Ubah Masa Depan Energi Indonesia

28 Tahun Mandek Akhirnya Mega Proyek Blok Masela Mulai Dibangun 2027

Zonder Keluar Uang! CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG, Tabung Baru Disiapkan Pemerintah

Muak Impor! Bahlil Siapkan 3 Jurus Besar Demi Dongkrak Produksi Minyak RI

Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban Resmi Beroperasi, Impor LPG Siap Dipangkas

Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH

BRIN Sebut Tanaman Aren Berpotensi Besar Dukung Transisi Energi Nasional

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Cuma Main 30 Menit, Messi Tetap Bikin Rekor!

15 hours ago
PendidikanTerkini

Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Pulang Terhormat, Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2 di Laga Penutup

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Tekuk Tunisia 3-1, Oranje Lolos Sebagai Juara Grup dan Hindari Brasil

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index