Halo Inversi, Gen Z dan Bela Diri Enthusiasts! Ada gebrakan keren dari Pekanbaru! Gubernur Riau, Abdul Wahid, baru saja menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Riau masa bakti 2025–2029.
Eventini bukan hanya seremonial, tapi menjadi titik kick-off untuk menjadikan Sambo sebagai cabor mainstream di Bumi Lancang Kuning. Gubri Abdul Wahid menyampaikan statement penting: Olahraga harus menjadi lifestyle (gaya hidup), bukan sekadar match (pertandingan).
“Olahraga bukan hanya sekadar ajang pertandingan, tetapi juga merupakan ajakan kepada masyarakat untuk hidup sehat dan bersemangat. Inilah sebenarnya hikmah yang dapat kita petik dari kegiatan olahraga,” ujarnya di Gedung Daerah Balai Serindit (28/10).
FILOSOFI SEHAT: SMART & PRODUKTIF ADALAH KUNCI
Poin Intelektualnya: Gubernur menjelaskan korelasi mendalam antara kebugaran fisik dan produktivitas. Insight-nya: Tubuh yang sehat akan melahirkan jiwa yang sehat. Ini berarti olahraga adalah basic need untuk memiliki pikiran yang jernih, semangat kerja yang tinggi, dan produktivitas yang meningkat semua skill yang dibutuhkan untuk survive di era modern.
Karena itu, Gubri mengajak semua pihak dari organisasi olahraga hingga pemerintah daerah—untuk memasyarakatkan olahraga bersama-sama. Dan cabor yang dia endorse adalah Sambo.
“Salah satunya cabang olahraga yang perlu kita kenalkan lebih luas adalah sambo, karena cabang ini masih relatif baru dan belum begitu familiar di masyarakat,” ungkapnya.
SAMBO: THE NEXT BIG THING DI RIAU
Sambo, olahraga bela diri asal Rusia yang sudah diakui internasional (dan dipertandingkan di event besar dunia), dinilai Gubri memiliki potensi besar di Riau. Untuk mencari bibit-bibit atlet potensial, Gubri akan meminta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk all out mensosialisasikan Sambo di sekolah.
Robet Hendrico, Ketua Pengurus Persambi Riau yang baru dilantik, menyambut baik support total dari Gubernur. Ia memuji Gubri sebagai sosok yang sangat menjunjung tinggi sportifitas dan mencintai olahraga.
Komitmen Persambi Riau pun jelas: memperkenalkan Sambo ke SMA/SMK se-Riau. Mereka yakin sekolah adalah arena terbaik untuk menjaring talent muda.
Intinya: Riau sedang bersiap menciptakan atlet-atlet Sambo berkualitas dan berjiwa juang tinggi. Melalui kolaborasi Pemprov dan Disdik, Sambo akan menjadi cabor baru yang hype di kalangan pelajar, memastikan bahwa olahraga bukan sekadar fun, tapi juga investasi karakter dan masa depan.