Inversi.id – Aktris Olla Ramlan akhirnya membuka cerita mengenai awal hubungannya dengan sang kekasih, Tristan Molina, yang diketahui memiliki selisih usia cukup jauh darinya. Olla mengungkap bahwa pertemuan pertamanya dengan Tristan terjadi bukan secara kebetulan, melainkan melalui peran aktris muda Tissa Biani yang diduga menjadi sosok yang mempertemukan keduanya. Hal itu ia sampaikan dalam sebuah tayangan di kanal Spill D Tea, Selasa.
Dalam pernyataannya, Olla membeberkan bahwa kehadiran Tissa memiliki peran besar dalam mempertemukan dirinya dengan Tristan. “Lucunya adalah, Tissa yang jodohin aku sama dia,” ujar Olla sambil tersenyum. Ia menambahkan bahwa situasi perjodohan tersebut terjadi saat keduanya berada dalam satu proyek kerja yang sama sehingga proses perkenalan berlangsung secara natural.
Olla menjelaskan bahwa mereka tengah terlibat dalam produksi mini series yang mempertemukan tiga nama sekaligus, yakni dirinya, Tissa Biani, dan Tristan Molina. Proyek tersebut menjadi ruang pertama di mana interaksi antara Olla dan Tristan mulai terjalin.
“Ketemu di mini series, dijodohin,” ungkap Olla.
Ia kembali menegaskan bahwa dirinya dan Tristan berada dalam satu produksi bersama Tissa. “Kita satu mini series sama Tissa,” tuturnya.
Kondisi tersebut membuat Olla menerima dengan santai ketika hubungannya dengan Tristan dianggap sebagai cinta lokasi atau cinlok. Menurutnya, hal itu wajar terjadi ketika seseorang menghabiskan waktu di lokasi syuting dalam intensitas yang cukup tinggi. Bagi Olla, kehadiran hubungan tersebut justru menjadi dinamika menyenangkan di tengah rutinitas kerja yang padat.
Meski terpaut usia 25 tahun, Olla justru menilai bahwa Tristan memiliki karakter yang jauh lebih dewasa dibandingkan usianya. Ia menyebut bahwa kedewasaan itu menjadi salah satu hal yang membuat dirinya nyaman menjalin hubungan dengan Tristan yang kini berusia 20 tahun.
“Dia memang masih muda, tapi menurut aku dia mature,” ujar Olla ketika membahas sifat kekasihnya tersebut.
Ia menambahkan, “Lebih mature dari usianya sekarang.”
Olla yang baru menjalin hubungan selama dua bulan dengan Tristan menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terburu-buru memikirkan masa depan hubungan mereka. Baginya, perjalanan yang masih sangat dini menjalani hubungan membuatnya memilih untuk bersikap santai tanpa memberikan ekspektasi berlebih. Ia juga mengaku bahwa meski sudah berada dalam hubungan romantis, ia belum berada dalam tahap jatuh cinta sepenuhnya.
“Itu kan butuh proses, ya udah nikmatin aja semuanya, kita kan enggak pernah tahu jodoh dari mana,” kata Olla.
Ia menekankan bahwa rasa cinta yang dalam biasanya hadir seiring waktu, bukan sesuatu yang terjadi secara instan. Olla berpendapat bahwa membiarkan hubungan mengalir adalah cara terbaik untuk melihat sejauh mana keduanya dapat saling menyesuaikan diri satu sama lain.
“Aku jalanin aja, nikmatin aja semuanya,” imbuhnya.
Meskipun tidak menargetkan apapun dalam waktu dekat, Olla menegaskan bahwa ia menjalani hubungan ini dengan keterbukaan dan sikap yang tidak berlebihan. Ia ingin memastikan bahwa setiap fase hubungan dijalani secara wajar tanpa tekanan, baik dari dirinya maupun dari lingkungan sekitar. Bagi Olla, hubungan yang sehat adalah hubungan yang memberi ruang bagi kedua pihak untuk tumbuh dengan cara masing-masing.
Cerita Olla mengenai awal pertemuannya dengan Tristan sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan dapat berawal dari kehadiran orang ketiga yang mempertemukan keduanya dalam situasi profesional. Dalam hal ini, peran Tissa Biani menjadi bagian unik dalam perjalanan hubungan mereka. Kisah tersebut juga memperlihatkan bahwa perbedaan usia bukan menjadi penghalang selama kedua pihak memiliki pemahaman dan pandangan yang sama mengenai bagaimana hubungan seharusnya dijalani.
Dengan sikap terbuka dan santai, Olla berharap dapat menjalani hubungan ini dengan penuh kenyamanan. Ia menegaskan bahwa masa depan tidak perlu ditebak, tetapi dihadapi dengan proses dan perasaan yang berkembang seiring waktu.