By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Optimisme John Herdman: Timnas Indonesia Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Tanpa Pemain Eropa
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Optimisme John Herdman: Timnas Indonesia Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Tanpa Pemain Eropa

Olahraga

Optimisme John Herdman: Timnas Indonesia Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Tanpa Pemain Eropa

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
4 Min Read
PSSI Resmi Perkenalkan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Selasa, (13/1/2026). (Foto : Inversi/TWH)
PSSI Resmi Perkenalkan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Selasa, (13/1/2026). (Foto : Inversi/TWH)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan ambisinya untuk membawa skuad Garuda meraih gelar juara Piala AFF 2026, meskipun harus tampil tanpa sejumlah pemain yang merumput di klub-klub Eropa. Herdman menyadari keterbatasan tersebut menjadi tantangan tersendiri, mengingat turnamen Piala AFF tidak masuk dalam kalender resmi FIFA sehingga klub-klub Eropa memiliki kewenangan penuh untuk tidak melepas pemainnya.

Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Herdman mengakui bahwa pemain-pemain seperti Kevin Diks, Emil Audero, hingga Jay Idzes berpotensi besar tidak dapat memperkuat Timnas Indonesia karena kesibukan kompetisi di liga masing-masing. Meski demikian, pelatih asal Inggris tersebut tetap menunjukkan keyakinan tinggi terhadap peluang Indonesia untuk mencetak sejarah baru.

“Setiap tim dan setiap grup di turnamen ini akan menjadi lawan yang tangguh. Piala AFF tidak masuk kalender FIFA, sehingga realitas untuk memanggil pemain dari Serie A atau Bundesliga menjadi sangat terbatas. Namun, kondisi ini justru menciptakan level permainan yang relatif setara bagi semua peserta,” ujar Herdman.

Menurutnya, absennya pemain abroad dari Eropa tidak serta-merta mengurangi kualitas persaingan. Sebaliknya, ia menilai turnamen ini akan ditentukan oleh motivasi, kebanggaan, dan komitmen para pemain yang benar-benar ingin mewakili negaranya. Herdman menekankan bahwa tim yang memiliki mentalitas paling kuat dan rasa lapar akan prestasi akan menjadi pihak yang keluar sebagai pemenang.

“Tim yang sukses adalah tim yang paling ingin mewakili negaranya pada saat itu dan mampu memanfaatkan kesempatan untuk menjadi tim Indonesia pertama yang mengangkat trofi juara,” lanjut Herdman.

Pada Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang babak playoff antara Brunei Darussalam dan Timor Leste. Grup ini dinilai cukup kompetitif, mengingat Vietnam merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara, sementara Singapura dikenal sebagai tim yang kerap tampil solid di turnamen regional.

Herdman menilai tantangan tersebut sebagai bagian dari proses pembentukan karakter tim. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah membangun kolektivitas, kedisiplinan, dan rasa percaya diri para pemain, khususnya mereka yang berkompetisi di liga domestik dan kawasan Asia.

Pelatih yang sebelumnya sukses membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022 itu juga menyadari catatan historis Timnas Indonesia di Piala AFF. Hingga kini, Indonesia telah enam kali melaju ke partai final namun belum pernah sekalipun meraih gelar juara. Fakta tersebut, menurut Herdman, justru menjadi sumber motivasi tambahan, bukan beban.

“Saya melihat fakta bahwa Indonesia belum pernah memenangkan turnamen ini sebagai hal yang positif bagi seorang pelatih baru. Kesempatan untuk melakukannya pertama kali dan membuat sejarah bersama para penggemar serta kelompok pemain adalah pola pikir yang ingin saya bawa ke turnamen ini,” tegasnya.

Baca Juga :

Single Terbaru Armada ‘Terima Kasih’, Musik Hangat yang Ajarkan Makna Bersyukur
Menembus Pasar Seoul, Strategi Film Indonesia di Era Digital

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut membuka ruang bagi terciptanya momen bersejarah yang dapat memperkuat ikatan antara tim, pelatih, dan suporter. Herdman percaya bahwa dengan pendekatan yang tepat, Indonesia memiliki peluang nyata untuk melangkah jauh dan bahkan keluar sebagai juara.

Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Turnamen ini menjadi ajang penting bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki pencapaian sebelumnya, mengingat pada edisi dua tahun lalu skuad Garuda gagal melaju dari fase grup. Kegagalan tersebut menjadi pelajaran berharga yang kini dijadikan dasar evaluasi oleh jajaran pelatih.

Herdman menegaskan bahwa persiapan akan difokuskan pada pemanfaatan potensi pemain yang tersedia, peningkatan kualitas taktik, serta penguatan mental bertanding. Ia juga menilai bahwa dukungan publik Indonesia akan menjadi faktor penting dalam perjalanan tim di turnamen ini.

Dengan kombinasi strategi yang matang, semangat juang pemain, serta dukungan suporter, Herdman optimistis Timnas Indonesia mampu mengakhiri penantian panjang dan menorehkan sejarah baru di pentas Piala AFF.

Baca Juga : https://inversi.id/era-baru-timnas-indonesia-dimulai-pssi-resmi-tunjuk-john-herdman-sebagai-pelatih-kepala/

You Might Also Like

Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Ceko: Bezzecchi Masih Memimpin, Marc Marquez Kian Mengancam
Marc Marquez Tak Terbendung di Brno, Kemenangan Kedua Beruntun Bikin Rival Waspada
Miguel Almiron Jadi Pemain Pertama Kena Aturan Prestianni di Piala Dunia 2026
Langkah Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
Alex Marquez Prioritaskan Pemulihan, Absen di Sprint dan Race GP Ceko
TAGGED:Erick ThohirJohn HerdmanPSSItimnas indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Wakil Ketua Komisi VII DPR, Lamhot Sinaga (kedua kanan). (Foto : Antara/Putra M Akbar) Kementerian ESDM Dorong Green Industry, DPR Nilai Stop Impor Solar Perkuat Kemandirian Energi Nasional
Next Article Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Anang Supriatna. (Foto : detikcom/Rumondang Naibaho) Kejaksaan Agung Siap Hadapi Peninjauan Kembali Emirsyah Satar dalam Perkara Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Olahraga

Cetak Brace Perdana di Piala Dunia, Cunha Bawa Brasil Makin Percaya Diri

4 days ago
Olahraga

Ronaldinho Dikabarkan Gabung Ravenna FC, Siap Kembali ke Dunia Sepak Bola di Usia 46 Tahun

4 days ago
Olahraga

Siapkan Generasi Emas, Pemerintah Dorong Pembinaan Atlet Sejak Usia 8 Tahun

4 days ago
Olahraga

Herdman Bidik Gelar FIFA ASEAN, Timnas Indonesia Harus Jadi Raja Asia Tenggara

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index