By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pariwisata Global Ambruk, Kerugian Tembus Rp 684 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pariwisata Global Ambruk, Kerugian Tembus Rp 684 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah

InternasionalTerkini

Pariwisata Global Ambruk, Kerugian Tembus Rp 684 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 months ago
Share
3 Min Read
Dubai International Airport di Uni Emirate Arab menjadi bandara penghubung paling terdampak akibat konflik di Timur Tengah yang menurunkan jumlah penumpang antar negara. (Foto, surfer.com)
SHARE

JAKARTA — Bayang-bayang krisis global kembali menghantui. Konflik yang berkecamuk di kawasan Timur Tengah sejak akhir Februari 2026 kini tak hanya berdampak pada geopolitik, tetapi juga mengguncang fondasi ekonomi dunia—terutama sektor pariwisata internasional.

Laporan terbaru dari UN Tourism mengungkapkan potensi kerugian industri pariwisata global mencapai US$40 miliar atau sekitar Rp684 triliun. Angka ini mencerminkan dampak masif dari pembatasan wilayah udara, gangguan operasional penerbangan, serta meningkatnya ketidakpastian keamanan global.

“Sebagai koridor penerbangan utama yang menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa, gangguan di Timur Tengah tidak hanya berdampak pada destinasi lokal, tetapi juga mengubah pola perjalanan global,” tulis UN Tourism dalam laporannya, Selasa (14/4).

Dalam skenario terburuk—gangguan selama tiga bulan—jumlah wisatawan internasional ke kawasan Timur Tengah diperkirakan anjlok hingga 24–28%, setara dengan hilangnya 24–28 juta wisatawan.

Bahkan dalam skenario moderat dan ringan, dampaknya tetap signifikan. Skenario moderat, misalnya. Dalam dua bulan, penurunan akan mencapai 20–23% (20–23 juta wisatawan), dan kerugian hingga Rp 592 triliun. Sementara di skenario ringan (1 bulan), jumlah pariwisata akan turun 12–13% dengan kerugian mencapai Rp 342 triliun

Fenomena “wait and see” kini mendominasi perilaku wisatawan global. Banyak calon pelancong memilih menunda perjalanan karena kekhawatiran terhadap keamanan dan potensi gangguan penerbangan.

Bandara Timur Tengah Terpukul

Dampak paling terasa terjadi pada bandara-bandara internasional di kawasan yang selama ini menjadi hub utama penerbangan global. Dubai International Airport di Uni Emirate Arab dilaporkan mengalami penurunan trafik penumpang internasional hingga kisaran 15–20% sejak awal konflik.

Sedangkan, Hamad International Airport di Doha, Qatar mencatat penurunan frekuensi penerbangan transit dan pembatalan rute, dengan trafik turun sekitar 10–18%. King Khalid International Airport di Riyadh, Arab Saudi, juga mengalami perlambatan pertumbuhan penumpang akibat pembatasan rute udara regional.

Baca Juga :

Kolaborasi Bareng Roblox, Indonesia Siap Cetak Kreator Game Lokal
Fakta-fakta Mobil Plat B Diduga Dirusak oleh Oknum Suporter Persib Bandung

Gangguan ini memperparah efek domino terhadap konektivitas global, termasuk rute populer Asia Tenggara–Eropa yang kini harus memutar lebih jauh, meningkatkan durasi dan biaya perjalanan.

Krisis ini juga memicu lonjakan tajam harga energi. Harga minyak mentah dunia sempat naik hingga 68%, dari US$ 67 per barel menjadi US$ 113, akibat gangguan distribusi di Selat Hormuz—jalur vital yang menyalurkan sekitar 20% pasokan minyak global.

Kenaikan ini berdampak langsung pada biaya bahan bakar pesawat (avtur), harga tiket penerbangan, dan inflasi sektor pariwisata

Meski dampaknya besar, UN Tourism menilai sektor pariwisata memiliki ketahanan untuk pulih cepat setelah situasi stabil. Sebelum konflik, Timur Tengah merupakan salah satu kawasan dengan pertumbuhan pariwisata tercepat, mencatat hampir 100 juta kunjungan internasional pada 2025.

Namun untuk saat ini, dunia masih berada dalam fase ketidakpastian. Krisis di satu kawasan telah menjalar menjadi ancaman nyata bagi ekonomi global—menunjukkan betapa rapuhnya konektivitas dunia modern di tengah konflik geopolitik.

You Might Also Like

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
TAGGED:Konflik Timur TengahPariwisataPenerbangan turunUN Tourism
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Hampir 2 Bulan Dunia Bergejolak, BBM RI Tetap Kebal. Termurah & Paling Stabil se-ASEAN!
Next Article Foto : Exsa Sarfalin (Sumber : bgn.go.id) Kisah Relawan MBG yang Bangkit Demi Empat Adik
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index