By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pelajaran Koding dan AI Masuk Kurikulum 2025, Siapkah Sekolah Indonesia?
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pelajaran Koding dan AI Masuk Kurikulum 2025, Siapkah Sekolah Indonesia?

Pendidikan

Pelajaran Koding dan AI Masuk Kurikulum 2025, Siapkah Sekolah Indonesia?

Jack
By
Jack
12 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Pendidikan digital di Indonesia akan memasuki babak baru. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) mengumumkan bahwa koding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) akan mulai diajarkan sebagai mata pelajaran pilihan di sekolah, mulai semester ganjil tahun ajaran 2025/2026.

Contents
Literasi Digital dan Tantangan Era TeknologiTular Nalar Summit 2025: Literasi Digital dan InklusivitasMenuju Generasi Digital yang Cerdas dan Beradab

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam sambutannya melalui video konferensi saat membuka acara Tular Nalar Summit 2025 yang digelar di MMTC Yogyakarta, Kamis (26/6).

“Mulai semester ganjil tahun 2025/2026, Kemendikdasmen akan mengajarkan koding dan kecerdasan artificial sebagai mata pelajaran pilihan dari kelas 5 SD hingga jenjang SMP dan SLTA,” ujar Mu’ti.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk respon terhadap percepatan transformasi digital global. Pemerintah ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki etika digital yang kuat.

Literasi Digital dan Tantangan Era Teknologi

Abdul Mu’ti menekankan bahwa di balik kemajuan teknologi, terdapat tantangan serius yang harus diantisipasi. Salah satunya adalah penyebaran hoaks dan disinformasi yang marak terjadi di ruang digital.

“Di era digital, sebagian masyarakat justru menggunakan teknologi untuk menyebarkan disinformasi dan hoaks. Ini berbahaya,” tegasnya.

Oleh karena itu, kurikulum baru tidak hanya akan menekankan penguasaan teknis terhadap koding dan AI, tetapi juga akan memperkuat kecerdasan digital dan nilai-nilai keadaban dalam penggunaan teknologi.

Tular Nalar Summit 2025: Literasi Digital dan Inklusivitas

Pernyataan Mu’ti tersebut disampaikan dalam rangkaian acara Tular Nalar Summit 2025, sebuah forum literasi digital yang diinisiasi oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) bersama Love Frankie dan didukung oleh Google.org sejak tahun 2020.

Acara yang digelar di Kompleks STMM MMTC Yogyakarta ini menghadirkan berbagai agenda seperti:

Baca Juga :

Kisah Mahasiswa Asal Ponorogo di Sudan Berhasil Pulang ke Indonesia
UGM: Bukan Sekadar Kampus, tapi Vibes dan Fakta yang Mind-Blowing Banget!
  • Konferensi internasional
  • Focus Group Discussion (FGD)
  • Pameran komunitas digital
  • Kelas inklusif “Ayo Bareng” bagi komunitas rentan digital

Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, menyambut positif keputusan pemerintah. Ia menilai integrasi AI ke dalam dunia pendidikan adalah langkah yang tak terelakkan.

“Pertemuan antara AI dan dunia pendidikan sudah tidak bisa dihindari,” kata Septiaji.

Namun, ia juga memberi catatan penting terkait penggunaan AI yang harus bijak. Jika disalahgunakan, AI seperti ChatGPT atau Gemini bisa berdampak negatif terhadap proses berpikir siswa.

“Salah menggunakan AI bisa mengganggu proses kognitif siswa,” tegasnya, mengutip hasil riset terbaru.

Menuju Generasi Digital yang Cerdas dan Beradab

Masuknya pelajaran koding dan AI dalam kurikulum menjadi sinyal kuat bahwa pendidikan di Indonesia sedang bertransformasi menuju era digital yang lebih inklusif dan adaptif.

Pemerintah berharap, melalui penguasaan teknologi dan pemahaman etika digital, para pelajar Indonesia akan mampu bersaing di level global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan kebangsaan.***

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:aiKodingKurikulum
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Dari Mural Hingga Storytelling, Inilah Semarak Kompetisi Pelajar di UNISA Yogyakarta
Next Article Jess No Limit Jess No Limit Cetak Dua Rekor Dunia Guinness, Banggakan Indonesia!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index