Halo Inversi, Gen Z dan Sports Warriors! Provinsi Bengkulu resmi mengirimkan squad terbaiknya ke Ibu Kota! Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melalui Asisten I Khairil Anwar, secara resmi melepas kontingen POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI Tahun 2025 pada Rabu (29/10/2025) di Lapangan Kantor Gubernur.
Kontingen Bengkulu yang berjumlah 195 orang (termasuk 117 atlet) ini akan bertempur di 17 cabang olahraga (cabor) POPNAS, mulai dari cabor hardcore seperti Tinju, Angkat Besi, dan Pencak Silat, hingga cabor modern seperti Balap Sepeda dan Voli Pantai.
Sementara di PEPARPENAS, mereka akan bersaing di Atletik dan Tenis Meja. Dalam arahannya, Asisten I Khairil Anwar memberikan mentoring yang sangat straight to the point kepada para atlet. Pesannya adalah tentang kekuatan mental dan personal accountability:
“Yang terpenting, kumpulkan rasa percaya diri, tumbuhkan motivasi dan semangat, serta jangan berleha-leha. Ingat, kalian membawa nama baik Provinsi Bengkulu,” tegas Khairil.
PEMBINAAN BERKELANJUTAN: INVESTING DI NEXT LEVEL TALENT
Khairil Anwar tidak hanya menuntut hasil instan. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan(sustainable development) bagi atlet muda.
Poin Intelektualnya: Pemerintah Provinsi Bengkulu menyadari bahwa ajang seperti POPNAS/PEPARPENAS adalah bukan akhir, melainkan starting block.
Ini adalah platform untuk mengidentifikasi dan memoles bibit unggul yang kelak harus mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Pembinaan yang berkelanjutan adalah investasi SDMyang menjamin ketersediaan atlet berkualitas di masa depan.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu, Sisardi, pun mengungkapkan ambisi tinggi mereka: “Kami berharap anak-anak ini bisa membawa pulang medali sebanyak mungkin dan berjuang semaksimal mungkin untuk Bengkulu,” ujarnya.
ATLET SEBAGAI BRAND AMBASSADOR DAERAH
Kehadiran seluruh pejabat OPD, pelatih, dan tim medis menunjukkan full support dari Pemprov. Para atlet ini nggak cuma membawa skill fisik, tapi juga citra dan nama baik Bengkulu. Mereka diminta untuk menjaga kedisiplinan dan sportivitas—sebuah core value yang harus melekat pada duta daerah.
Dengan mindset juara yang ditanamkan oleh Pemprov dan support system yang disiagakan, Kontingen Bengkulu siap bertempur di Jakarta, membuktikan bahwa semangat hard work dan pantang menyerah adalah kode etik wajib bagi para atlet pelajar. Targetnya jelas: medali, dan membuktikan potensi Bengkulu di kancah olahraga nasional!