By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Penyebar Hoaks Pakan Harimau Ragunan Akhirnya Bicara, Ini Klarifikasinya
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Penyebar Hoaks Pakan Harimau Ragunan Akhirnya Bicara, Ini Klarifikasinya

Terkini

Penyebar Hoaks Pakan Harimau Ragunan Akhirnya Bicara, Ini Klarifikasinya

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Isu pakan harimau di Taman Margasatwa (TM) Ragunan dibawa pulang pegawai ramai diperbincangkan. Pihak penyebar isu tersebut membuat klarifikasi. (Foto: Instagram/ragunanzoo)
Isu pakan harimau di Taman Margasatwa (TM) Ragunan dibawa pulang pegawai ramai diperbincangkan. Pihak penyebar isu tersebut membuat klarifikasi. (Foto: Instagram/ragunanzoo)
SHARE

Isu mengenai dugaan pakan harimau di Taman Margasatwa Ragunan dibawa pulang oleh pegawai sempat viral di media sosial pada pertengahan November 2025. Kabar ini memicu keresahan publik, bahkan membuat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi satwa. Namun, belakangan penyebar isu tersebut memberikan klarifikasi dan permintaan maaf, menegaskan bahwa informasi yang disebarkan sebelumnya tidak berdasarkan bukti.

Isu ini pertama kali muncul dari unggahan seorang warganet dengan akun Threads bernama @andini.melda. Ia menuliskan bahwa ada keluarganya yang bekerja di Ragunan kerap membawa pulang daging sapi hingga 10 kg dan 10 ekor ayam setiap malam. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa daging-daging itu bahkan dijual kembali dengan harga murah.

Postingan ini kemudian viral, memicu spekulasi bahwa satwa di Ragunan, termasuk harimau, tidak mendapatkan pakan sesuai kebutuhan. Publik pun ramai membicarakan kemungkinan adanya praktik penyalahgunaan pakan satwa di kebun binatang milik Pemprov DKI Jakarta tersebut.

Setelah isu ini menjadi viral dan menimbulkan keresahan, pemilik akun @andini.melda akhirnya membuat klarifikasi melalui video yang diunggah di akun Instagram resmi Ragunan (@ragunanzoo). Dalam video tersebut, ia menyampaikan permintaan maaf kepada pihak Ragunan, pimpinan, dan seluruh jajaran.

“Saya ingin mengklarifikasi dan memohon maaf kepada Taman Margasatwa Ragunan, kepada pimpinan, serta jajarannya. Informasi yang saya sampaikan sebelumnya tidak berdasarkan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi satwa di Ragunan. Ia menegaskan bahwa tidak ada harimau yang kelaparan, dan pakan satwa tersedia dengan baik.

Dalam kunjungannya, Pramono melihat area pakan satwa penuh dengan berbagai jenis makanan, mulai dari daging, sayuran, hingga buah-buahan. Ia juga menegaskan bahwa tuduhan pakan harimau dibawa pulang pegawai tidak benar. Harimau yang ditemuinya, bernama Sri Deli, dalam kondisi sehat dan terawat.

Pihak Taman Margasatwa Ragunan menegaskan bahwa seluruh satwa mendapatkan pakan sesuai standar. Mereka juga menekankan bahwa pengawasan terhadap distribusi pakan dilakukan secara ketat.

Pengelola Ragunan menyayangkan adanya isu yang tidak berdasar dan menegaskan bahwa penyebaran informasi hoaks bisa merugikan reputasi lembaga konservasi. Mereka berharap klarifikasi dari penyebar isu bisa meredakan keresahan publik.

Baca Juga :

Fakta-fakta Ratu Wulla, Caleg NasDem Putuskan Mundur Usai Raih Suara Tertinggi
Fakta-fakta Truk Tabrak 7 Pengendara Motor di Lenteng Agung, Korban Tergeletak dan Luka-Luka

Isu ini menunjukkan betapa cepatnya informasi di media sosial bisa memengaruhi opini publik. Dalam hitungan jam, kabar tentang dugaan pakan harimau dibawa pulang pegawai Ragunan menyebar luas, memicu komentar ribuan warganet.

Sebagian besar warganet mengkritik keras dugaan tersebut, sementara yang lain menuntut transparansi pengelolaan kebun binatang. Setelah klarifikasi muncul, banyak warganet yang menilai pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan fitnah.

Kasus ini menjadi pelajaran penting tentang dampak hoaks pada lembaga publik. Taman Margasatwa Ragunan, sebagai salah satu ikon wisata dan konservasi di Jakarta, bisa mengalami kerugian reputasi akibat isu yang tidak benar.

Selain itu, isu ini juga menunjukkan bahwa masyarakat sangat peduli terhadap kesejahteraan satwa. Ketika muncul kabar satwa tidak diberi makan, publik langsung bereaksi keras. Hal ini bisa menjadi momentum bagi pengelola Ragunan untuk meningkatkan transparansi dan komunikasi publik.

Kasus ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi semua pihak:

  • Masyarakat: lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial.
  • Pengelola Ragunan: meningkatkan transparansi, misalnya dengan rutin mengunggah dokumentasi pemberian pakan satwa.
  • Pemerintah DKI Jakarta: memperkuat pengawasan dan memastikan tidak ada celah bagi isu serupa muncul kembali.

Isu pakan harimau Ragunan dibawa pulang pegawai terbukti tidak benar setelah klarifikasi dari penyebar isu dan pengecekan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta. Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana hoaks bisa merugikan lembaga publik dan menimbulkan keresahan masyarakat.

Pelajaran pentingnya: kehati-hatian dalam menyebarkan informasi di media sosial sangat diperlukan, sementara transparansi dari lembaga publik menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat.

You Might Also Like

Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Persembahkan Kemenangan Spesial
Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara
Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh
Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
TAGGED:HarimauRagunan Zoo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Lebih dari 200 rumah warga di dua dusun, yakni Dusun Umbulan dan Dusun Sumbersari, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, mengalami kerusakan akibat erupsi Gunung Semeru. Jumat, (21/11/2025). (Foto: Doc. Detik) Dampak Erupsi Semeru Meluas dan Ratusan Rumah Warga Porak-Poranda Disapu Awan Panas
Next Article Blok M Bangkit Lagi, Ruang Kreatif Anak Muda yang Tak Pernah Kehabisan Energi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index