By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila, Meski Satu Ideologi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila, Meski Satu Ideologi

Terkini

Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila, Meski Satu Ideologi

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Tepat hari ini, Kamis, 1 Juni 2023, diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Namun, apa perbedaannya dengan Hari Kesaktian Pancasila, meski mengusung ideologi yang sama. Yakni, ideologi Pancasila.

Contents
Hari Lahir PancasilaKonteks Politik yang Berbeda

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga baru saja memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di kawasan Monas, Jakarta, Kamis, 1 Juni 2023, dan menggunakan pakaian adat Kesultanan Deli.

Dalam pidatonya di upacara peringatan Hari Lahir Pancasila itu, Jokowi menegaskan bahwa ideologi Pancasila membuat kepemimpinan Indonesia diterima dan diakui dunia.

Terutama saat presidensi G20 yang sukses dilaksanakan serta Keketuaan ASEAN di tahun 2023 merupakan bukti bahwa Pancasila bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia.

Hari Lahir Pancasila

Hari Lahir Pancasila selalu diperingati pada setiap tanggal 1 Juni di Indonesia, yang bermula ketika Presiden Soekarno memperkenalkan lima sila Pancasila pada 1 Juni 1945.

Namun, masih banyak masyarakat yang mengaku kesulitan untuk membedakan Hari Lahir Pancasila dengan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober tiap tahun.

Konteks Politik yang Berbeda

Adanya dua hari peringatan Pancasila, yakni Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila disebabkan dua konteks politik yang berbeda, meski mengusung ideologi yang sama.

Hari Lahir Pancasila merujuk pada momentum pembentukan ideologi negara oleh Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945.

Sementara Hari Kesaktian Pancasila merujuk pada penguatan ideologi Pancasila pasca-G30S (Gerakan 30 September).

Baca Juga :

Wamenkop Ajak Anak Muda Teladani Tjokroaminoto Dalam Membangun Kemandirian Ekonomi
Sosok ERR, Dokter Puskesmas Palsukan STR di Konawe Utara

Meskipun sama-sama memperingati eksistensi dan mengusung ideologi Pancasila, peringatan Hari Lahir Pancasila ternyata sempat dilarang pada era Orde Baru. Pada 1970, melalui Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib) melarang peringatan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.

Disebabkan dari argumen Kepala Pusat Sejarah Angkatan Bersenjata Republik Indonesia 1974-1983, Nugroho Notosusanto, yang menyatakan bahwa 1 Juni bukanlah Hari Lahir Pancasila yang menjadi ideologi bangsa, tetapi hari lahir Pancasila versi Presiden Soekarno.

Meski begitu, saat memimpin upacara Hari Lahir Pancasila, Presiden Jokowi minta agar Indonesia harus duduk sejajar dengan bangsa lain dan jangan mau didikte.

You Might Also Like

Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh
Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Hadiri Gala Premiere Film LDR, Wajah Fadly Faisal Jadi Sorotan Netizen
Next Article Sinopsis dan Link Nonton LDR, Film Terbaru Yuki Kato hingga Rebecca Klopper di Maxstream
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index