Halo Inversi! Belitung Timur makin serius ngegas di dunia olahraga. Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus fokus membina atlet sejak usia dini biar ke depan lahir generasi tangguh yang bisa bersaing di level provinsi bahkan nasional.
Program ini nggak cuma buat anak SD aja, tapi juga merambah SMP hingga SMA. Kepala Dispora Beltim, Amrizal, lewat Sekretaris Dinas, Febby Sandranita, bilang kalau olahraga usia dini memang jadi pondasi penting. “Kalau untuk olahraga, usia dini seluruhnya kita bina, baik prestasi maupun olahraga masyarakat.”
“Bahkan besok usai voli mini bagi siswa SD, kita gelar kejuaraan basket bagi pelajar SMA se-Kabupaten Beltim,” ungkap Febby, Rabu (15/10/2025).
Cari Bibit Sejak Dini
Menurut Febby, kompetisi berjenjang yang rutin digelar ini bukan sekadar hiburan atau ajang adu gengsi sekolah, tapi juga wadah buat menjaring bibit atlet muda berbakat.
Mereka yang terlihat menonjol bakal dipantau, lalu dibina serius biar bisa maju ke ajang lebih besar kayak POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) atau Kejurda.
“Kita udah punya pandangan untuk beberapa tahun ke depan, mana calon atlet yang punya potensi sejak dini. Nah mereka ini nanti akan kita bina untuk ikut seleksi POPDA atau Kejurda,” jelasnya.
Komitmen Anggaran & Kolaborasi
Dispora Beltim juga nggak main-main soal keberlangsungan kegiatan ini. Menurut Febby, setiap tahun sudah disiapin anggaran khusus biar event olahraga pelajar bisa terus berjalan. Mereka juga gandeng Dinas Pendidikan, organisasi guru olahraga, sampai Pengkab Cabor (pengurus cabang olahraga) biar bareng-bareng ngawal pembinaan atlet muda.
“Rutin kita gelar, minimal setahun sekali anggaran sudah kita siapkan. Kita mendorong Pengkab Cabor ataupun organisasi guru olahraga untuk menggelar kejuaraan baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan,” tambah Febby.
Atmosfer Kompetisi: Seru Abis!
Salah satu event yang baru aja kelar digelar adalah kejuaraan voli mini tingkat SD se-Kabupaten Beltim. Turnamen ini berlangsung selama tiga hari, dari Selasa (13/10) sampai Kamis (15/10). Antusiasmenya gila banget, ada 52 tim dari berbagai SD yang ikut bertanding.
Di babak final putra, SD Negeri 1 Kelapa Kampit sukses bikin kejutan dengan ngalahin SD Negeri 20 Manggar lewat pertandingan dramatis 2–1. Sementara di final putri, SD Negeri 5 Damar tampil beringas banget dan berhasil menundukkan SD Negeri 16 Manggar dengan skor telak 2–0.
Atmosfer pertandingan pun rame banget, nggak cuma dari pemain yang semangat, tapi juga dukungan guru, orang tua, dan temen-temen sekolah yang bikin suasana makin pecah.
Harapan ke Depan
Lewat pola pembinaan yang konsisten dan kompetisi berjenjang, Dispora Beltim optimis kalau bakal lahir atlet-atlet berprestasi yang bisa bikin nama Beltim makin harum. Targetnya jelas: ngasih ruang buat anak-anak muda supaya nggak cuma jago di kelas, tapi juga berprestasi di lapangan olahraga.
“Harapan kita sederhana: anak-anak Beltim tumbuh jadi generasi yang sehat, tangguh, punya karakter, dan siap bersaing di tingkat manapun,” tutup Febby.
Dengan strategi ini, Beltim seolah lagi kasih pesan: jangan remehin potensi anak daerah. Dari lapangan voli mini, basket sekolah, sampai ajang nasional, siapa tahu atlet masa depan Indonesia lahir dari sini.