INVERSI.ID – Persija Jakarta memastikan akan aktif bergerak pada bursa transfer paruh musim. Manajemen klub berjulukan Macan Kemayoran tersebut berupaya memperkuat komposisi tim demi menghadapi putaran kedua kompetisi.
Media officer Persija Jakarta, Kukuh Wahyudi, menyampaikan bahwa langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pengembangan pemain, khususnya pemain muda yang ada di dalam skuad.
“Intinya Persija akan bergerak menuju putaran kedua untuk lebih kuat dan solid. Sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain-pemain kami untuk semakin berkembang lagi. Entah itu dipinjamkan, ditaruh di EPA, atau tetap bertahan di tim senior,” kata Kukuh.
Evaluasi Skuad Jelang Putaran Kedua
Sebelum bursa transfer dibuka, Persija telah melakukan sejumlah penyesuaian dalam skuad. Satu pemain muda, Alwi Fadillah, resmi dilepas setelah kontraknya berakhir. Selain itu, tiga pemain muda lainnya dipinjamkan ke klub lain, yakni Alfriyanto Nico Saputro, Figo Dennis, dan Jehan Pahlevi.
Kukuh menegaskan bahwa pergerakan Persija di bursa transfer masih akan berlanjut seiring dengan dibukanya jendela transfer paruh musim.
“Pergerakan kita tunggu lagi karena masih ada bursa transfer yang baru akan dibuka besok. Persija pasti akan bergerak dalam bursa transfer musim ini. Kita tunggu saja update dari manajemen tim. Akan ada pemain baru,” katanya.
Rekam Jejak Persija di Bursa Paruh Musim
Dalam beberapa musim terakhir, Persija tercatat cukup aktif memanfaatkan bursa transfer paruh musim untuk melakukan penyesuaian tim. Pada paruh musim Liga 1 2021/2022, Persija mendatangkan tujuh pemain, yakni Syahrian Abimanyu, Makan Konate, Ahmad Bustomi, Ichsan Kurniawan, Samuel Christianson, Ikhwan Ciptady, dan Irfan Jauhari.
Sementara itu, pada paruh musim Liga 1 2022/2023, Persija hanya merekrut satu pemain, Dandi Maulana. Pola serupa terjadi pada paruh musim 2023/2024, ketika Persija mendatangkan Gustavo Almeida yang hingga kini masih menjadi bagian dari skuad.