By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Profil Almarhum Nunggal Preman Legenda di Solo Raya, Punya Puluhan Panglima Tempur
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Profil Almarhum Nunggal Preman Legenda di Solo Raya, Punya Puluhan Panglima Tempur

Terkini

Profil Almarhum Nunggal Preman Legenda di Solo Raya, Punya Puluhan Panglima Tempur

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Nama Panunggal atau biasa disebut dengan Pakdhe Nunggal adalah sosok preman legenda. Dia sempat menguasai wilayah Solo Raya di era tahun 1980-an. Tepatnya tahun 1984, dia mendirikan kelompok bernama Gondhez (GDZ’s) singkatan dari Gondrong Dhezo. Sepak terjangnya kala itu membuatnya sangat ditakuti oleh siapapun.

Semua bermula ketika saat dia keluar dari bangku SMA di Kota Jakarta dan pulang ke tanah kelahirannya, Kota Solo.

Tidak butuh waktu lama bagi dia untuk mempunyai banyak teman. Mereka berasal dari SMAN 1 Solo, SMAN 2 Solo, SMAN 5 Solo, SMAN 6 Solo, dan beberapa sekolah lain. Mereka lantas mendirikan kelompok GDZ’s.

Baca Juga: Preman Legenda Solo Raya Meninggal, Jenazah Nunggal Dimakamkan Siang Ini

Sebagai geng anak muda tentu keberadaan GDZ’s tak lepas dari perkelahian antarkelompok. Gondhez’s kemudian tenar dan membuat anggotanya bertambah besar. Mereka kerap nongkrong atau sekadar touring ke daerah lain menggunakan sepeda motor.

Saat touring, jumlahnya bukan belasan atau puluhan anggota saja, melainkan bisa berjumlah ratusan orang.

“Kasarannya, orang menyebut kami geng sepeda motor-lah. Kami sering jalan-jalan ke Tawangmangu dan Parangtritis. Tidak hanya 10 orang pendiri, tapi ratusan motor, bareng-bareng. Saat itu anggota kami bertambah terus. Banyak sekali. Setiap hari Minggu pasti keluar Solo ramai-ramai pakai motor, sekadar jalan-jalan” ujarnya, seperti dikutip Inversi.id dari media Soloraya, pada Senin, 13 Mei 2024.

Baca Juga: Crazy Rich Asal Wonogiri Ajukan Diri Jadi Cabup Boyolali di Pilkada 2024

Daerah kekuasaan Nunggal meliputi wilayah Soloraya, mulai dari Kota solo, hingga Karanganyar dan sekitarnya.

Baca Juga :

Sebanyak 391 Calon Haji Indonesia Terbang ke Madinah dari Bandara Soekarno-Hatta
Jelang Kick Off Indonesia Lawan Vietnam, Puluhan Ribu Suporter Penuhi GBK

Sebagai seorang pemimpin kelompok atau gengster, kehidupannya saat itu sangat erat dengan dunia perkelahian. Bahkan, dia sudah tida bisa ingat lagi jumlah pertarungan yang pernah dia ikuti.

Rupanya Nunggal adalah sosok yang disegani oleh anggotanya. Dia memiliki puluhan orang kepercayaan. Dia menyebut mereka sebagai panglima tempur yang selalu siap pasang badan.

Selain itu, para panglima tempur itu juga memiliki “pasukan” yang loyal dan militan di kehidupan gangster Solo yang keras kala itu.

Baca Juga: Daftar ke PDIP, Anak Anggota DPR Aria Bima Siap Bertarung di Pilkada Solo 2024

Bahkan pengikutnya itu rela memberikan segenap jiwa dan raga untuk menjaga harga diri kelompok maupun tokoh-tokoh yang mereka ikuti.

Kini, preman legenda di Wilayah Soloraya itu telah berpulang pada Minggu, 12 Me 2024 di usia 57 tahun. Nunggal menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu, 12 Mei 2024 pukul 16.10 WIB di RS Brayat Minulya, Kota Solo.

Jenazah Nunggal dimakamkan di TPU Purwoloyo, Kota Solo pada hari ini, Senin, 13 Mei 2024 pukul 13.00 WIB.

Jenazah Nunggal diberangkatkan dari rumah duka di Perumahan Solo Bunga 2 Residence Kedung Tungkul, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres.

Almarhum Nunggal meninggalkan tiga orang anak yakni Destanya Mayang Karisma. Ade Top Rivarita, dan Sakura Cicilia Putri Lukita. Sang istr, Bertila Sri Catur Ganawati sudah meninggal terlebih dahulu.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Fakta Menarik Klub Bola Italia Como, Dibeli Keluarga Terkaya di Indonesia Jadi Lebih Baik
Next Article Wujudkan Kesejahteraan untuk Rakyat, Menteri AHY Singgung Soal Reforma Agraria
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index