By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Beasiswa Digital ABCDE Buka Akses Pendidikan Global Inklusif untuk 1000 Anak Muda Kurang Mampu
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Beasiswa Digital ABCDE Buka Akses Pendidikan Global Inklusif untuk 1000 Anak Muda Kurang Mampu

Pendidikan

Beasiswa Digital ABCDE Buka Akses Pendidikan Global Inklusif untuk 1000 Anak Muda Kurang Mampu

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Pendiri dan CMO Mazuta Group, Aristia Chen, resmi meluncurkan program beasiswa digital bertajuk Aristia Bachelor Collective Digital Education (ABCDE) yang menargetkan 1.000 anak muda Indonesia dari keluarga kurang mampu. Program beasiswa internasional ini dirancang untuk membuka akses pendidikan global yang inklusif dan berkelanjutan bagi generasi muda Tanah Air.

Contents
Beasiswa Digital untuk Anak Muda yang Inklusif dan BerkelanjutanMenyasar 1.000 Penerima Beasiswa di Seluruh IndonesiaPendidikan Digital Jadi Kunci Masa Depan Anak Muda

Dalam konferensi pers di Surabaya, Rabu (9/7/2025), Aristia mengatakan bahwa program beasiswa digital ABCDE hadir sebagai wujud nyata komitmen pribadinya untuk memastikan tak ada lagi mimpi anak muda yang tertunda hanya karena keterbatasan biaya pendidikan. Menurutnya, pendidikan modern berbasis digital menjadi kunci agar anak muda Indonesia mampu bersaing di era global.

“Melalui ABCDE, saya ingin tidak ada lagi mimpi yang tertunda. Program ini terbuka untuk semua anak muda Indonesia tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, maupun budaya,” ujarnya.

Aristia menegaskan, beasiswa digital untuk anak muda yang diinisiasinya ini lahir dari pengalaman pribadinya. Saat menempuh studi di Taiwan beberapa tahun lalu, ia terpaksa berhenti karena kendala finansial. Dari pengalaman itulah, ia bertekad membangun ekosistem pendidikan digital yang lebih adil, kolaboratif, dan relevan dengan nilai-nilai Society 5.0.

Beasiswa Digital untuk Anak Muda yang Inklusif dan Berkelanjutan

ABCDE tidak hanya menyediakan bantuan biaya studi, tetapi juga mencakup pelatihan bootcamp, sertifikasi nasional, hingga kursus Bahasa Mandarin gratis. Program ini dirancang untuk mempersiapkan anak muda Indonesia yang berminat melanjutkan pendidikan ke China dan Taiwan.

“Dengan mengusung nilai aksesibilitas, keseimbangan, kolaborasi, keberagaman, dan kewirausahaan, saya berharap program ini melahirkan generasi baru yang unggul, kompetitif, dan mampu tampil di panggung global,” ujar Aristia.

Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal gelar atau ijazah semata, tetapi tentang kesempatan yang setara. Lewat ABCDE, ia ingin menghadirkan sebuah ekosistem pendidikan digital yang inklusif, menjunjung keterbukaan, keberagaman, keberlanjutan, serta kolaborasi lintas institusi.

“ABCDE adalah jembatan bagi anak muda Indonesia untuk tampil di panggung global dengan kemampuan yang relevan dan mentalitas yang kompetitif,” katanya.


Menyasar 1.000 Penerima Beasiswa di Seluruh Indonesia

Program beasiswa digital untuk anak muda Indonesia ini menargetkan 1.000 penerima pada tahap pertama. Pendaftaran terbuka untuk siapa saja, tanpa syarat latar belakang ekonomi, sosial, maupun budaya tertentu.

Baca Juga :

Mengenal Tapera Lengkap dengan Tujuannya, Potongan yang Viral di Media Sosial
Usai Debat Keempat Pilpres 2024, Sekjen PDIP Soroti Perubahan Karakter Gibran

Menurut Aristia, target ini bukan hanya soal angka, tetapi juga dampak yang ingin ditimbulkan. Ia berharap para penerima ABCDE nantinya dapat menjadi agen perubahan di komunitasnya masing-masing dan berkontribusi pada pembangunan bangsa lewat inovasi, kewirausahaan, dan semangat kolaborasi.

“Harapan saya, ABCDE bukan sekadar beasiswa, tetapi menjadi gerakan yang memotivasi anak muda untuk berani bermimpi dan berjuang meraihnya,” ungkapnya.

Aristia menambahkan, program ini juga melibatkan sejumlah mitra strategis, termasuk lembaga pendidikan, perusahaan teknologi, dan organisasi internasional untuk memastikan kualitas materi pembelajaran dan relevansi kompetensi yang diajarkan.

Pendidikan Digital Jadi Kunci Masa Depan Anak Muda

Aristia meyakini bahwa pendidikan berbasis digital adalah salah satu kunci utama untuk meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia di tingkat global. Apalagi, era Society 5.0 yang serba terhubung saat ini menuntut anak muda memiliki keterampilan digital yang mumpuni.

“Kami ingin membantu anak muda Indonesia untuk siap menghadapi tantangan masa depan. Tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan kolaboratif,” tuturnya.

Sebagai seorang profesional muda yang pernah merasakan sendiri kerasnya perjuangan pendidikan, Aristia mengajak generasi muda untuk tidak berhenti bermimpi, meski menghadapi keterbatasan.

“Jangan biarkan masalah biaya menghentikan mimpi kalian. Dengan semangat, tekad, dan kerja keras, semua mungkin untuk diraih,” pesan Aristia.***

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:ABCDEAnak MudaBeasiswa
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Wapres Gibran Ajak Anak Muda Bertani Modern Pakai Drone
Next Article Tren BNPL di Kalangan Anak Muda, YOLO atau Solusi Finansial
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index